Lompat ke blok konten utama

​Periode Kewaspadaan Nasional Siaga 3 diperpanjang hingga tanggal 28 Juni 2021


Pusat Komando Epidemi Nasional mengumumkan bahwa periode kewaspadaan nasional siaga 3 diperpanjang hingga tanggal 28 Juni 2021 demi menghadapi kondisi pandemi dalam negeri yang semakin parah, segenap warga negara diharapkan berjuang bersama-sama dengan pemerintah, menjaga ketat lingkungan komunitas! Langkah-langkah terkait seperti yang tertera di bawah ini:
 
1. Memakai masker ketika bepergian, bila ditemukan adanya pelanggaran, maka tidak akan diberi peringatan, namun akan langsung dikenakan sanksi.
 
2. Memperketat pemeriksaan terhadap pusat hiburan dan rekreasi yang seharusnya ditutup menurut pengumuman yang berlaku, dan diinspeksi dengan seksama serta tidak diperkenankan beroperasi, pelaku bisnis, pramuniaga di lokasi, konsumen, dan kerumunan orang yang melanggar akan dikenakan sanksi secara terpisah.
 
3. Pembelian dengan dibawa pulang berlaku bagi seluruh industri makanan dan minuman, mengontrol dengan ketat jumlah pengunjung di pusat perbelanjaan dan pasar swalayan, serta masyarakat diimbau untuk membeli barang kebutuhan yang mencukupi dalam satu kali pembelian, mengurangi intensitas keluar rumah dengan membeli barang lebih banyak.
 
4. Tidak menggelar pesta saat menikah, tidak mengadakan upacara penghormatan terakhir secara terbuka pada proses pemakaman.
 
5. Seluruh kegiatan keagamaan dihentikan untuk sementara waktu, seluruh rumah ibadah ditutup sementara bagi masyarakat.
 
6. Menutup seluruh tempat rekreasi dan hiburan, tempat pameran & tempat pertandingan, serta tempat kursus dan pendidikan.
 
7. Menghentikan pertemuan sosial dan pertemuan keluarga di dalam ruangan sebanyak 5 orang ke atas, di luar ruangan sebanyak 10 orang ke atas (tidak termasuk mereka yang tinggal serumah bersama), serta menghindari pergerakan, kegiatan, serta pertemuan yang tidak penting.
 
8. Mengawasi kesehatan pribadi, berobat bila ada gejala.
 
9. Menerapkan pengaturan jumlah orang yang berada di lokasi kerja dan di perkantoran, memakai masker dan menjaga jarak sosial.
 
10. Tempat dan lokasi kerja harus mematuhi ketentuan pencegahan pandemi sehubungan dengan petunjuk pengoperasian keberlangsungan perusahaan, menerapkan pengelolaan kebersihan lingkungan kerja dan kesehatan diri, mulai mengimplementasikan langkah-langkah pencegahan pandemi dalam pengoperasian keberlangsungan perusahaan, seperti bekerja di lokasi yang berbeda atau jarak jauh, jam kerja yang lebih fleksibel.   
 
11. Meningkatkan intensitas pembersihan dan disinfeksi di ruang publik dan alat transportasi umum.
 
Pusat Komando menjelaskan bahwa sehubungan dengan terinfeksinya rumah sakit dan lembaga perawatan jangka panjang akhir-akhir ini, pusat komando telah meminta seluruh rumah sakit di Taiwan untuk menghentikan layanan kunjungan untuk menjenguk pasien (kecuali bagi kasus tertentu), hanya boleh ada 1 pendamping pasien di rumah sakit, peraturan ini diberlakukan hingga diturunkannya tingkat kewaspadaan nasional siaga 3. Terkait dengan lembaga perawatan jangka panjang, selain menghentikan layanan kunjungan untuk menjenguk pasien yang tinggal di dalam panti tersebut, juga memohon agar pasien sebisa mungkin tidak izin untuk keluar panti bila tidak ada keperluan mendesak, serta memperketat pemberlakuan jam malam, menghindari agar orang-orang yang tidak berkepentingan keluar dan masuk panti, selain itu juga memastikan pengukuran suhu tubuh dan pengecekan kesehatan setiap hari bagi setiap petugas, pasien, dan pendamping pasien, demi memperoleh kepastian kondisi mereka terhadap risiko terpapar COVID-19.