Lompat ke blok konten utama

Demi meningkatkan protokol kesehatan dalam pencegahan pandemi bagi pekerja migran asing, para majikan diharapkan dapat mendorong pekerja migran untuk segera mendapatkan vaksinasi COVID-19 dosis lanjutan (C/9-2)

Menurut data statistik yang disediakan oleh Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit Menular Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan mengenai jumlah pekerja migran yang telah menerima vaksinasi COVID-19, hingga tanggal 16 Agustus 2022, sebanyak 95,8% pekerja migran telah menerima vaksinasi COVID-19 dosis pertama, 94% pekerja migran telah menerima vaksinasi dosis kedua, dan 73,7% pekerja migran telah menerima vaksinasi dosis lanjutan. 
Mempertimbangkan adanya pekerja migran yang belum menerima dosis lanjutan, mereka memiliki risiko tertular di lingkungan masyarakat, terlebih lagi berdasarkan data statistik, tertera bahwa jumlah pekerja migran yang memenuhi persyaratan untuk menerima dosis lanjutan mencapai 554.363 orang, di antaranya jumlah pekerja migran yang memenuhi persyaratan untuk menerima dosis lanjutan namun masih belum memperoleh vaksinasi mencapai 112.199 orang. Demi meningkatkan kesehatan pekerja migran dalam pencegahan pandemi, terhindar dari penularan dalam klaster, lembaga swasta penyedia layanan ketenagakerjaan dan majikan dapat mendorong dan membantu para pekerja migran yang dipekerjakan untuk segera menerima vaksinasi dosis lanjutan demi meningkatkan cakupan vaksinasi para pekerja migran tersebut.