Lompat ke blok konten utama

Protokol kesehatan dalam pencegahan pandemi terkait pemakaian masker tetap berlaku sejak 1 Juli. (C/6-1)

Pusat Komando Epidemi Nasional hari ini (29) mengumumkan bahwa kondisi pandemi COVID-19 dunia telah memasuki fase epidemi, selain itu kasus dari luar negeri dengan virus varian BA.4 dan BA.5 terus meningkat, dengan mempertimbangkan hal-hal yang berkaitan dengan protokol kesehatan pencegahan pandemi, kondisi perekonomian, dan fungsi sosial, mempertahankan kapasitas pencegahan pandemi domestik serta menekan risiko secara efektif, melalui evaluasi komprehensif terhadap kecenderungan kondisi pandemi, ketentuan penggunaan masker demi pencegahan pandemi tetap berlaku efektif sejak tanggal 1 Juli 2022, berikut adalah penjelasan mengenai ketentuan terkait:

I. Peraturan saat ini tetap harus memakai masker, kecuali dalam keadaan tertentu, masker dapat dilepas (lihat tabel di bawah). Saat berada di luar rumah, masker harus tetap dipakai.
A. Tetap pakai masker saat bernyanyi.
B. Masker dapat dilepas dalam situasi berikut, tetapi masker harus dibawa atau disiapkan, dan tetap harus dipakai jika memiliki gejala terkait atau tidak dapat menjaga jarak sosial dengan objek yang tidak jelas:
1. Saat berolahraga di dalam/ luar ruangan.
2. Saat mengambil foto pribadi atau grup di dalam/ luar ruangan.
3. Saat mengemudi sendiri bersama keluarga yang tinggal serumah, atau saat mengemudi seorang diri.
4. Selama melakukan pemotretan formal atau kegiatan atau kegiatan bicara lainnya, seperti siaran langsung, rekaman video, pembawa acara, reporter, pidato, seminar, kuliah, dll.
5. Pekerja pertanian, kehutanan, perikanan, dan peternakan yang bekerja di ruang terbuka (seperti ladang,tambak,gunung, dan hutan).
6. Kegiatan di hutan dan pegunungan (termasuk area rekreasi hutan) dan kegiatan pantai.
7. Di sumber air panas/dingin, ruangan spa, fasilitas spa, sauna, ruang uap,kegiatan air, dan pada kondisi lain di mana masker cenderung basah.
C. Anda boleh melepas masker di luar bila ingin makan/ minum.
D. Di tempat atau kegiatan yang ditunjuk oleh CECC atau otoritas yang berwenang (misalnya: saat melakukan pertunjukan, petugas pertunjukan seni, kru, pembawa acara TV, dan pemain lainnya yang melakukan perekaman resmi, atau atlet dan wasit kompetisi olahraga yang sedang bertanding, dll. ) Bila mereka mematuhi langkah-langkah pencegahan epidemi terkait dari CECC atau otoritas yang berwenang, masker boleh dilepas sementara.

II. Area kerja dan publik (termasuk transportasi) wajib mematuhi: mengukur suhu tubuh, desinfeksi rutin, manajemen kesehatan karyawan, dan melakukan penanganan segera bila ada kasus positif.

III. Toko, supermarket, dan pasar: Menurut langkah-langkah pencegahan epidemi di area kerja/area publik, pembatasan jumlah orang tidak diperlukan, dan sampel makanan boleh diedarkan.

IV. Kereta api peluru THSR, kereta api TRA, transportasi umum, kapal (selain area makan), penerbangan domestik, dan transportasi umum lainnya: Diperbolehkan makan di dalam kendaraan.

V. Tempat makan: wajib melakukan pengukuran suhu tubuh, menyediakan peralatan desinfeksi tangan maupun ruangan; Sistem Pendataan Diri SMS dihapus; Saat pesta perjamuan, tidak boleh keliling dari meja ke meja. Mereka yang melanggar langkah-langkah di atas akan dihukum sesuai dengan peraturan dan memperbaiki diri dalam batas waktu. Mereka yang belum memperbaiki diri tidak boleh menyediakan layanan makan di tempat.

VI. Tempat ibadah dan kegiatan agama: ditangani sesuai dengan langkah-langkah pencegahan epidemi yang ditetapkan oleh Kementerian Dalam Negeri.

Pusat Komendo Epidemi Pusat (CECC) mengimbau bahwa setiap orang bertanggung jawab atas pencegahan epidemi, dan meminta masyarakat untuk menerapkan langkah-langkah pencegahan epidemi secara mandiri, menjaga kebiasaan kebersihan pribadi yang baik, memakai masker, sering mencuci tangan, dan menjaga jarak sosial, serta menerapkan langkah-langkah pencegahan terkait, seperti mengukur suhu tubuh saat masuk dan meninggalkan tempat umum, mengunduh dan menggunakan aplikasi "Taiwan Social Distancing". Lindungi diri sendiri dan orang lain. Selain itu, vaksinasi merupakan cara yang paling efektif agar terhindar dari infeksi COVID-19 dan menekan timbulnya gejala berat, rawat inap, atau risiko kematian bila terinfeksi COVID-19. Bila ada warga yang sama sekali belum menerima vaksin COVID-19, segeralah menerima vaksin COVID-19, lindungi kesehatan diri sendiri dan kerabat.