﻿<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?><rss version="2.0" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" d1p1:xsi="http://www.gov.tw/schema/RSS20.xsd" xmlns:d1p1="schemaLocation"><channel><title>Situs imigran baru di Taipei versi IndonesiaEdisi Terbitan E-Paper</title><link>https://niti.taipei/News.aspx?n=0A514F5540CE27BE&amp;sms=8EC20F4B1D53EAA2</link><language>id</language><copyright>Situs imigran baru di Taipei versi Indonesia</copyright><item><title><![CDATA[E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan 2019-12]]></title><link>https://niti.taipei/News_Content.aspx?n=0A514F5540CE27BE&amp;s=C12ABE3D96AD8EA4</link><description><![CDATA[<img alt="E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan 2019-12" class="E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan 2019-12" src="https://www-ws.gov.taipei/Download.ashx?u=LzAwMS9VcGxvYWQvNDc4L2NrZmlsZS8zNTNlOThmZi01YTg0LTRhNGYtYjFmNy05ZDc4MGFiYTJmMzkuanBn&n=6Zu75a2Q5aCxXzIwMTlfMTJf5Y2w5bC85paH54mILmpwZw%3d%3d&icon=.jpg" style="width: 100%;" title="E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan 2019-12" /><p dir="ltr">Imigran Baru 2019 Taipei ePAPER</p><p dir="ltr">Laporkan hari : Desember</p><p dir="ltr">Laporkan hari : Desember 2019</p><p dir="ltr">NO.82</p><p dir="ltr">Liputan Khusus</p><p dir="ltr">Artikel & foto: Dinas Kebudayaan kota Taipei</p><p dir="ltr">Liputan Khusus</p><p dir="ltr">Pameran &#39;Kembali ke Tahun 1949 - Pameran Benda benda Koleksi Peringatan 70 tahun Republik China (Taiwan) mengarungi laut!</p><p dir="ltr">Lokasi pameran: Kantor manajemen Zhongshan Hall Taipei City Alamat: No. 98, Yanping South Road, Taipei City 10042 Telepon: 02-23813137 Laman: https://www.zsh.gov.taipei/Default.aspx</p><p dir="ltr">Apakah pernah terpikirkan bila pemerintah Nasionalis tidak pindah ke Taiwan pada tahun 1949, Republik China hanya tinggal sebuah nama yang akan terlupakan? Bertepatan dengan 70 tahun perpindahan Republik China ke Taipei tahun ini, pameran ini pertama kali menampilkan jurnal dan surat-surat yang ditulis oleh orang-orang penting hingga rakyat jelata di tahun 1949, sekitar lebih dari 80 koleksi penting yang akan ditampilkan pada pameran kali ini. Pameran digagas dan diselenggarakan atas kerja sama kantor manajemen Zhongshan Hall, kantor persiapan benda-benda koleksi penting National Tsinghua University, dan Yayasan Kaligrafi HCS. Pameran bersama kantor manajemen Zhongshan Hall dan Yayasan Kaligrafi HCS dimulai pada tanggal 6 November sampai dengan 29 Desember 2019. Terdapat empat tema dalam pameran ini, di antaranya termasuk &#39;Terpisahnya danau dan laut&#39;, &#39;Peristiwa besar yang kekal&#39;, &#39;Kesejahteraan bagi rakyat, serta &#39;Berdoa bagi sesama&#39;, menelusuri lebih dalam mengenai latar belakang peristiwa sebelum dan sesudah peperangan dan pemikiran orang-orang, serta semua aspek yang meliputi peperangan, politik, ekonomi dan kepercayaan. Koleksi penting di antaranya meliputi jurnal yang ditulis oleh Chiang Kai-shek untuk Tang En-bo, diskusi berulang oleh biksu Buddha mengenai penyambutan kedatangan sarira Hsuan Chuang, kaligrafi Taixu, serta kesenian literatur aksara Mandarin, merupakan benda-benda bersejarah penting dalam sejarah kebudayaan kontemporer. Kini, menyingkap kembali kisah-kisah yang terpenggal tersebut melalui pameran ini, menampilkan potret masa terpenting kala itu. Pameran diselenggarakan di Zhongshan Hall, difokuskan pada peristiwa dan orang-orang penting, menampilkan orang-orang penting seperti presiden (Chiang Kai-shek, Chiang Ching-kuo, Yen Jia-kan), para jenderal (Qiu Qing-quan, Yu Han-mou), para biksu (Taixu, Shengyen, Xiaoyun), para politikus (Wu Kuo-chen, Lee Wan-ju, Lei-chen, Chen cheng), para seniman literasi dan kaligrafi (Zhang Shen-qie, Hung Yen-qiu, Zhang Shi-zhao, Yu You-ren, Ma Shou-hua), mengungkap sisi kebenaran peristiwa di tahun 1949. Tanggal 6 November dan 7 Desember, mulai pukul 10 pagi hingga pukul 4 sore, akan diselenggarakan acara &ldquo;Kembali ke 1949&rdquo; kantor pos sementara, akan ada stan sementara kantor pos di depan &#39;Guangfu Hall&#39; yang berada di lantai 2 di dalam Zhongshan Hall kota Taipei, memamerkan kartu pos, perangko, sampul / amplop surat, masyarakat umum diundang kedatangannya untuk mengkoleksi perangko dan sampul hari pertama. Setelah pameran berakhir, ribuan jurnal dan buku-buku yang berkaitan dengan peristiwa 1949 akan disumbangkan semua oleh Prof. Yang Rur-bin kepada National Tsinghua University untuk dikoleksi dan disimpan.</p><p dir="ltr">Informasi transportasi (nama halte: Pool Bus)</p><p dir="ltr">BoaiRoad WEB Hengyang Road</p><p dir="ltr">Baoqing Road MRTXimenStation OMRT Ximen, keluar melalui pintu 5 (naik tangga) atau pintu 4 (naik elevator), kemudian jalan kaki kurang lebih 3 menit menuju ke pintu utama</p><p dir="ltr">Ditulis oleh: Wu Bao-Ing (Imigran baru Filipina)</p><p dir="ltr">Saya merayakan hari Natal di Taiwan, melihat jalanan yang dihiasi dan dipenuhi oleh lampu-lampu dekorasi natal serta hiasan-hiasan natal lainnya yang sangat indah, sangat meriah dan gemerlap, serasa berada di tengah-tengah gemerlapnya sebuah klub, vitalitas sebuah kota dan sarat modernisasi begitu terasa. Hal ini sangatlah berbeda dengan perayaan Natal yang saya lalui di masa kecil saya di Filipina. Waktu itu, setiap keluarga di Filipina mempersiapkan diri menyongsong natal sejak bulan September, ibu membawa kami sekeluarga menghias pohon Natal, menyiapkan hadiah, mendekor rumah dan gereja, hal ini dilakukan agar kami bisa menikmati bersama pesta dan perayaan meriah yang sangat berarti bagi kami umat Katolik pada hari Natal. Tanggal 15 &ndash; 23 sebelum pelaksanaan perayaan Natal, melaksanakan dogma dan misa Kristen Katolik, bersama dengan saudara-saudara kami pergi ke gereja di tengah malam, mengikuti misa tengah malam, saat fajar menyongsong kami pulang ke rumah dan beristirahat, inilah yang kami lakukan selama 9 hari, hingga tanggal 24 di</p><p dir="ltr">malam Natal, kami berada di dalam gereja seharian dan mengikuti misa, setelah misa berakhir kami pulang ke rumah dan merayakan Natal bersama-sama dengan teman-teman dan keluarga, serta saya tak sabar untuk membuka hadiah natal saya! Hampir setiap tahun saya selalu melakukan hal yang sama, hingga saya menikah dan datang ke Taiwan, meski tidak melanjutkan aktivitas yang sama seperti di Filipina saat merayakan natal, namun melihat perayaan Natal sedikit berbeda dengan yang tradisional, mengapa kita tidak mencoba merayakan Natal dengan sesuatu yang baru dan lebih kreatif? Perayaan Natal di kedua tempat ini sangatlah menarik, apalagi satu perayaan mengikuti kebiasaan lokal yang paling tradisional, yang satunya lagi adalah perayaan yang penuh dengan seni yang modern. Dulu saya tidak pernah menjumpai perayaan jenis ini, terlebih lagi melihat pemerintah berusaha keras agar perayaan Natal menjadi lebih indah dan unik, membuat saya benar-benar terperangah, saya juga berharap perayaan seperti ini bisa tetap berlanjut di tahun-tahun berikutnya.</p><div>&nbsp;</div>]]></description><pubDate>Tue, 10 Dec 2019 08:12:00 GMT</pubDate></item><item><title><![CDATA[E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan 2019-11]]></title><link>https://niti.taipei/News_Content.aspx?n=0A514F5540CE27BE&amp;s=2AC980946DA30A85</link><description><![CDATA[<img alt="E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan 2019-11" class="E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan 2019-11" src="https://www-ws.gov.taipei/Download.ashx?u=LzAwMS9VcGxvYWQvNDc4L2NrZmlsZS83NDAyMzFjYi00YTQ1LTQ4OGItOGYyZi03MWIzMWZkNWRlMTguanBn&n=6Zu75a2Q5aCxXzIwMTlfMTFf5Y2w5bC85paH54mILmpwZw%3d%3d&icon=.jpg" style="width: 100%;" title="E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan 2019-11" /><p dir="ltr">&nbsp;Imigran Baru Laporkan hari : November 2010 Taipei EPAPER</p><p dir="ltr">Laporkan hari : November 2019</p><p dir="ltr">NO.81</p><p dir="ltr">Liputan Khusus</p><p dir="ltr">Ditulis oleh: Dinas Pariwisata Pemerintah Kota Taipei</p><p dir="ltr">Kawasan perayaan tahun baru paling meriah di Taipei</p><p dir="ltr">Rangkaian kegiatan perayaan malam tahun baru 2020</p><p dir="ltr">tarpes</p><p dir="ltr">TPE</p><p dir="ltr">11,09</p><p dir="ltr">01/01 TAIPEI XMAS</p><p dir="ltr">TAIPEI CITY HALL SQUARE</p><p dir="ltr">E. EAST DISTRICT 1231</p><p dir="ltr">NEW YEAR&#39;S EVE PARTY</p><p dir="ltr">ES TAIPEI CITY HALL SQUARE</p><p dir="ltr">臺北最High新年城跨年晚會 TAIPEI NEW YEAR&#39;S EVE PARTY</p><p dir="ltr">2. Rangkaian kegiatan malam perayaan tahun baru 2020 di kawasan perayaan tahun baru paling meriah di Taipei (Taipei X&#39;mas) Waktu kegiatan: 09 November 2019 - 01 Januari 2020 Jenis kegiatan Lokasi</p><p dir="ltr">Pengenalan</p><p dir="ltr">Waktu Setiap hari</p><p dir="ltr">pk. 17.30 - Xmas Burger adalah lampu utama 24.00, setiap Dekorasi alun-Alun-alun Ding-|</p><p dir="ltr">Taipei Xmas, menciptakan kenangan pertengahan jam alun hao indah antara Anda dan Taipei Xmas. akan ditampilkan</p><p dir="ltr">pertunjukan lampu</p><p dir="ltr">selama 3 menit. 1. Pintu kebahagiaan ungu: Masuklah ke dalam pintu</p><p dir="ltr">kebahagiaan berwarna putih dan Alun-alun ungu, membuat alun-alun menjadi setiap hari pk. Longmen lokasi menyatakan rasa cinta.</p><p dir="ltr">11.00 - 22.00 2. The Rock Rock: Balon udara besar</p><p dir="ltr">Kawasan perayaan tahun baru paling meriah di Taipei &ndash; serangkaian kegiatan untuk merayakan malam tahun baru 2020 akan diselenggarakan di alun-alun di depan balai kota Taipei pada tanggal 31 Desember 2019. Mulai tanggal 9 November 2019, akan diadakan berbagai kegiatan pendahuluan, mendobrak bentuk perayaan malam tahun baru yang biasanya hanya diisi oleh para penyanyi, kini lebih difokuskan pada &ldquo;Taipei&rdquo;, perpaduan lintas dunia dan lintas bidang yang berbeda akan melahirkan sesuatu yang baru, yang akan dinikmati bersama dengan seratus ribu lebih warga, memberikan pengalaman perayaan tahun baru yang berbeda kepada turis dalam dan luar negeri. Taipei merupakan sebuah kota yang memadukan keberagaman, mengumpulkan orang-orang yang berasal dari berbagai kota dan daerah di Taipei, yang berasal dari berbagai negara, menjadikan Taipei sebuah kota yang penuh imajinasi, peluang tanpa batas, kota yang tidak mengenal siang dan malam. Inilah tempat kita membaur, oleh karena itu selain konsep inti &quot;campur sari&rdquo; yang akan diusung pada perayaan malam tahun baru kali ini, keunikan keberagaman kota Taipei dalam berbagai tingkatan juga akan ditonjolkan. Serangkaian kegiatan akan dimulai lebih awal pada 9 November 2019, dengan demikian para turis manca negara juga bisa menikmati wisata di Taipei dengan sepuasnya. Adapun rangkaian kegiatan tahun ini antara lain: 1. Rangkaian kegiatan malam perayaan tahun baru 2020 di kawasan perayaan tahun baru paling meriah di Taipei &ndash; Taipei yang belum pernah ada sebelumnya.</p><p dir="ltr">(Panda Xiong Zhan) Waktu kegiatan : 09 &ndash; 23 November 2019 Ragam kegiatan : Unggah foto bersama panda yang menunjukkan kegembiraan Anda berkuliner dan bermain di berbagai sudut kota Taipei, Anda akan memiliki kesempatan untuk mendapatkan kenang-kenangan unik panda / Xiong Zhan! Cek laman &ldquo;Perayaan Malam Tahun Baru 2020 &ndash; Kawasan Perayaan Tahun Baru Paling Meriah di Taipei&rdquo; untuk informasi selengkapnya!</p><p dir="ltr">1. Kuda bergoyang: Naik ke atas kuda yang bercahaya, lampulampu akan bersinar seiring dengan goyangan tubuh Anda.</p><p dir="ltr">Setiap hari pk. Taman Liugong</p><p dir="ltr">2. Lagu tarian: injak papan lampu 11.00 - 22.00 LED bulat yang terpasang, tarikan tarian lampu milik Anda sendiri.</p><p dir="ltr">1. Xmas Roll: Jungkat jungkit warna</p><p dir="ltr">warni Alun-alun</p><p dir="ltr">Setiap hari pk. 12. Xmas Moon: Ayunan berbentuk Niaolung</p><p dir="ltr">11.00 - 22.00 bulan yang berubah warna</p><p dir="ltr">Dekorasi hiasan lampu</p><p dir="ltr">1. Sekeliling gedung pemerintah kota Taipei 2. Section 4, Renai Road 3.Section 1, Tunhua South Road 4.Section 4, Zhongxiao East Road</p><p dir="ltr">Setiap hari pk. 17.30 - 24.00</p><p dir="ltr">1.Alley 5, Lane 107, Section 1, Fuxing South Road</p><p dir="ltr">2.Lane 160, Section 1, Tunhua South Road Dekorasi gang</p><p dir="ltr">3.Lane 161, Section 1, Tunhua South Road gang jalan</p><p dir="ltr">4.Lane 205, Section 4, Zhongxiao East Road</p><p dir="ltr">Setiap hari pk. 17.30 - 22.00</p><p dir="ltr">Kegiatan akhir</p><p dir="ltr">&quot;Bioskop di lapangan terbuka Liugong Park pekan</p><p dir="ltr">09 November - 12 Desember, setiap hari Jumat &ndash; Minggu, pk 17.00 &ndash; 22.00</p><p dir="ltr">Informasi lengkap mengenai rangkaian acara pendahuluan perayaan tahun baru bisa diakses melalui laman &quot;Kawasan perayaan tahun baru paling meriah di Taipei - perayaan malam tahun baru 2020&rdquo;!</p><p dir="ltr">estival Lampion Thailand</p><p dir="ltr">Foto: Lu Xiao Zhao (Imigran baru Thailand)</p><p dir="ltr">Ketika berbicara tentang festival lampion, saya kangen dengan kehidupan masa kecil saya, membuat dan menghanyutkan lampion bersama orang tua, saat-saat yang sangat membahagiakan dan suasana yang hangat tersebut bermunculan di benak saya. Kami akan pergi ke kuil untuk bersembahyang bersama, ada sebuah sungai kecil di sisi kuil, para tetangga juga berdatangan, kami harus mengelilingi kuil sebanyak tiga kali sebelum menghanyutkan lampion, para biksu akan menuntun doa bersama, menuntun kami untuk mengelilingi kuil. Saya teringat, ayah pernah berkata bahwa tujuan menghanyutkan lampion adalah untuk memohon pengampunan Yang Maha Kuasa dan mengucapkan syukur kepada Dewa Air. Hal itu dikarenakan kami membutuhkan air sungai untuk keperluan hidup sehari-hari, misalnya: mandi, mencuci pakaian, menangkap ikan, bahkan untuk jual beli barang (pasar apung), semuanya itu merupakan kebutuhan wajib, namun juga menyebabkan air sungai menjadi kotor. Sehari setelah perayaan festival lampion, akan terlihat sejumlah pria membersihkan sungai, membuat sungai menjadi bersih kembali. Setelah besar, saya beserta kakak-kakak tetangga membuat bersama lampion-lampion yang cantik, suatu kegiatan yang sangat memuaskan. Tiba-tiba saya mendapati adanya kegiatan perayaan festival lampion, melakukan kegiatan bersama-sama dengan keluarga dan tetangga, bersama-sama menghanyutkan lampion, saling menjalin hubungan yang dekat antara satu dan lainnya, juga bisa melihat para pria di desa membersihkan sungai, bersama-sama melindungi lingkungan alam...... perasaan ini, pemandangan seperti ini tidaklah mudah terlihat sekarang. Festival lampion sekarang tidaklah sama dengan festival di masa lalu. Banyak sekali orang-orang yang tidak membuat sendiri lampionnya, mereka bisa membeli dengan harga yang lebih murah, bahkan lebih hemat waktu, selain itu bahan baku yang digunakan adalah bahan gabus untuk menggantikan pohon pisang. Untung saja pemerintah terus mendorong penggunaan pohon pisang, daun pisang, malah ada daerah yang membatasi bahwa satu keluarga hanya boleh menggunakan sebuah lampion saja. Para guru sekolah juga mendorong para siswa menggunakan bahan baku yang ramah lingkungan saat membuat lampion, dengan harapan bahwa festival yang indah ini bisa terus diwariskan kepada generasi berikutnya.</p><p dir="ltr">a tener en It BLE : 11008 til 6 i 15&euro;</p><p dir="ltr">COPYRIGHT 2012 Xdt i EU E ES ALL RIGHT RESERVED</p><div>&nbsp;</div>]]></description><pubDate>Sun, 10 Nov 2019 07:26:00 GMT</pubDate></item><item><title><![CDATA[E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan 2019-10]]></title><link>https://niti.taipei/News_Content.aspx?n=0A514F5540CE27BE&amp;s=AB4F630F26F07E1D</link><description><![CDATA[<img alt="E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan 2019-10" class="E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan 2019-10" src="https://www-ws.gov.taipei/Download.ashx?u=LzAwMS9VcGxvYWQvNDc4L2NrZmlsZS8yNDNmNmUxZi1kNDExLTQ1ZDctODJhNS0zYWUwODM2Yjc4YzYuanBn&n=6Zu75a2Q5aCxXzIwMTlfMTBfMl%2fljbDlsLzmlofniYguanBn&icon=.jpg" style="width: 100%;" title="E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan 2019-10" /><p dir="ltr">Imigran Baru Laporkan hari : Oktober 2019 Taipei ePAPER</p><p dir="ltr">Laporkan hari : Oktober 2019</p><p dir="ltr">NO.80</p><p dir="ltr">Liputan Khusus</p><p dir="ltr">liputan Khusus</p><p dir="ltr">Foto dan artikel: Dinas Kependudukan Pemerintah Kota Taipei</p><p dir="ltr">Wisma Imigran Baru Kota Taipei</p><p dir="ltr">Rumah Kedua bagi Imigran Baru Kota Taipei</p><p dir="ltr">Bertujuan agar para imigran baru bisa beradaptasi dengan lebih baik lagi terhadap kehidupan di Taiwan, pemerintah kota Taipei menyediakan layanan yang ramah akan keragaman kebudayaan, diharapkan setiap imigran baru bisa memperoleh perawatan yang memadai. Wisma Imigran Baru kota Taipei menyediakan layanan konsultasi telepon dan tatap muka langsung bagi imigran baru, membantu para imigran baru memecahkan berbagai masalah kehidupan baik yang besar maupun yang kecil, seperti misalnya izin tinggal, naturalisasi, asuransi kesehatan, pendidikan anak, penitipan anak dan kesejahteraan sosial, serta tenaga penerjemah berbagai bahasa juga dijadwalkan pada waktu-waktu tertentu mulai hari Selasa hingga hari Minggu, Ruang di wisma imigran baru tersedia dan dapat dimanfaatkan dengan gratis oleh imigran baru, di Wisma Imigran Baru Wanhua tidak hanya menyediakan ruang belajar, ruang komputer dan ruang serba guna yang</p><p dir="ltr">bisa digunakan oleh berbagai kelompok organisasi untuk menyelenggarakan beragam kegiatan dan pelajaran yang berkaitan dengan imigran baru, memberikan kesempatan bagi para imigran baru untuk belajar lebih banyak dan berinteraksi, terlebih lagi juga tersedia ruang karaoke dan ruang ramah tamah, ruang makan, serta sofa yang nyaman ditempatkan pula di sana, terdapat dapur yang sederhana, dengan harapan bisa menciptakan suasana layaknya seperti &quot;rumah sendiri&quot;, agar para imigran baru bisa dengan santai mengobrol dan mengungkapkan isi hati mereka, mengadakan pertemuan antar sesama teman; melalui pertemuan tersebut, berbagi makanan khas daerah masing-masing, komunikasi budaya dan pertalian persahabatan pun bisa terjalin.</p><p dir="ltr">Bergandengan tangan, jatuh hati pada kebudayaan Filipina</p><p dir="ltr">Foto dan artikel: Chen, Jia-Shi (Imigran Baru Filipina)</p><p dir="ltr">Saya adalah seorang guru, terlebih lagi adalah seorang yang berjuang keras demi menjadi guru.</p><p dir="ltr">Saat pertama kali datang ke Taiwan, sangat sering saya kangen dengan Filipina karena tidak bisa menyesuaikan diri dengan perbedaan kebudayaan, cuaca, dan makanan. Saya teringat tiga bulan pertama waktu baru datang ke Taiwan setelah menikah, komunikasi sehari-hari menggunakan bahasa Mandarin dasar dan bahasa Hokkian, saya tidak takut salah bicara, karena kesalahan merupakan cara belajar yang paling efektif, awalnya saya ingin menjadi seorang guru bahasa Inggris, tetapi dikarenakan faktor usia dan kemampuan berbahasa Mandarin yang tidak memadai, saya pun memilih bekerja di perusahaan asing sebagai karyawan pemasaran dan terus berlatih berbahasa Mandarin. Beberapa tahun kemudian, saya menjadi seorang penerjemah, hanya tinggal satu langkah lagi saya akan bisa menjadi seorang guru. Pada tahun 2017, saya tergabung dalam perencanaan pendidikan bahasa Filipino yang diprogramkan oleh Kementerian Pendidikan, melalui bantuan kantor perwakilan Filipina (MECO), saya pun memperoleh sertifikasi guru dan menjadi seorang guru bahasa Filipino.</p><p dir="ltr">Ada suatu waktu seorang wartawan dari sebuah stasiun televisi melakukan wawancara, bertanya kepada para siswa, kata pertama apa yang dipelajari dalam bahasa Filipina? Para siswa menjawab: &ldquo;Guro&quot; (arti harfiah: guru), saya sangat terharu, karena &ldquo;guru&quot; adalah impian saya! Melalui perkenalan yang saya lakukan, saya ingin semua orang mengenal negara saya, menyanyikan lagu-lagu anak Filipina, memperkenalkan pakaian nasional Filipi&ntilde;ana, dan pakaian nasional pria Terno, atau memperkenalkan keragaman dan kekayaan kebudayan, kuliner, lagu, tempat wisata Filipina di stasiun radio, bagi saya, semuanya itu adalah pengalaman yang tak mudah dilupakan.</p><p dir="ltr">Banyak orang-orang dari Filipina dan negara-negara lain yang datang dan menempuh pendidikan di Taiwan, berlibur, dan bekerja, kakak saya bahkan sangat sering datang ke Taiwan menemui saya. Saya menjalin pertemanan dengan banyak orang selama di Taiwan, Taiwan adalah rumah kedua saya.</p>]]></description><pubDate>Thu, 10 Oct 2019 07:24:00 GMT</pubDate></item><item><title><![CDATA[E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan 2019-09]]></title><link>https://niti.taipei/News_Content.aspx?n=0A514F5540CE27BE&amp;s=46439ABE419FBC8C</link><description><![CDATA[<img alt="E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan 2019-09" class="E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan 2019-09" src="https://www-ws.gov.taipei/Download.ashx?u=LzAwMS9VcGxvYWQvNDc4L2NrZmlsZS9mNDRjZjQ4ZC1mZjY1LTQxM2EtYTUxZS1hOGEyNmM5ZDJjZjEuanBn&n=6Zu75a2Q5aCxXzIwMTlfMDlf5Y2w5bC85paH54mILmpwZw%3d%3d&icon=.jpg" style="width: 100%;" title="E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan 2019-09" /><p dir="ltr" style="line-height:1.38;margin-top:0pt;margin-bottom:5pt;"><span id="docs-internal-guid-f277711b-7fff-cab9-6255-82aefae60810"><span style="font-size: 9pt; font-family: Arial; color: rgb(28, 27, 0); background-color: transparent; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; vertical-align: baseline; white-space: pre-wrap;">&nbsp;</span></span>Imigran Baru Laporkan hari : September 2019 Taipei ePAPER</p><p dir="ltr">Laporkan hari : September 2019</p><p dir="ltr">No.79</p><p dir="ltr">Liputan Khusus</p><p dir="ltr">Berpartisipasi dalam kursus keterampilan, Imigran ini pun memiliki pekerjaan yang baik</p><p dir="ltr">bertahan 10 hari karena pendapatan dan jam kerja yang tidak stabil.</p><p dir="ltr">Xiaoqun(nama samaran) pada tahun 2016 menikah dengan suaminya yang bekerja sebagai desain interior dan resmi menjadi imigran di Taiwan. Setelah menikah, la menjadi asisten nail art dan penjual barang. Saat baru datang ke Taiwan, ia pernah bekerja menjadi pelayan restoran dan menjual aksesoris rambut di pasar malam, namun pekerjaan itu hanya</p><p dir="ltr">Lewat perkenalan teman, ia mendaftarkan diri mengikuti program keterampilan yang diselenggarakan oleh Pemerintah kota Taipei Kursus pelatihan nail art dan bulu mataj</p><p dir="ltr">Hari raya di Vietnam menjadi</p><p dir="ltr">hari yang paling bahagia bagi kami</p><p dir="ltr">Imigran baru dari Vietnam-LiPeici</p><p dir="ltr">VIETNAM&#39;S NATIONAL DAY</p><p dir="ltr">- QUỐC KH&Aacute;NH 2-9</p><p dir="ltr">GUUC KH&Aacute;NH 2-9</p><p dir="ltr">Saya sudah tinggal di Taiwan selama 19 tahun. Awalnya saya berharap waktu berlalu lebih cepat akan lebih baik, bisa berkumpul bersama keluarga menjalani hari raya, minum teh dan mengobrol bersama. Namun saat kontrak saya habis,saya memilih untuk tetap tinggal di Taiwan ,meneruskan program pendidikan Master dan mengejar impian saya. Setiap orang yang datang ke Taiwan pasti punya beban dan pikiran yang berbeda. Beberapa tahun terakhir, Taiwan mulai menjalankan Kebijakan Baru ke arah Selatan(New Southbound Policy) dimana pemerintahan Taiwan membuka beberapa program kelas yang dibuka untuk para imigran baru dan para generasi kedua.Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kompetensi, mengadakan beberapa festival hari raya, serta berkesempatan untuk bertemu dengan adik kakak dari kampung halaman, mengurangi rasa rindu pada sanak keluarga, dan bertemu dengan imigran dari ras yang berbeda. Kami juga saling berbagi dan bertukar budaya, berusaha mengerti alasan mengapa mereka ingin datang ke Taiwan, ada yang membantu kedua orang tua nya untuk melunasi hutang, ada juga yang ingin mendapatkan penglaman baru.Apapun alasannya, sekarang kami tidak merasa kesepian, tidak merasa dibedakan, atau didiskriminasi.Hari Nasional telah tiba, Taiwan juga mengadakan berbagai perayaan Nasional. Saya rindu Hu Zhiming yang hadir pada tahun 1945/9/2 yang mengumumkan hari kemerdekaan negara Vietnam.Kami semua, yang berada di seluruh penjuru Taiwan merasakan kebahagiaan tersebut, kami bisa mengenakan pakaian berwarna tradisional kami. Meskipun desainnya terlihat mudah dan simpel, namun pakaian ini mengandung konsonan dan arti yang mendalam bagi budaya kami.</p><div>&nbsp;</div>]]></description><pubDate>Tue, 10 Sep 2019 07:23:00 GMT</pubDate></item><item><title><![CDATA[E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan 2019-08]]></title><link>https://niti.taipei/News_Content.aspx?n=0A514F5540CE27BE&amp;s=56D466DA5BE34F05</link><description><![CDATA[<br /><img alt="E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan 2019-08" class="E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan 2019-08" src="https://www-ws.gov.taipei/Download.ashx?u=LzAwMS9VcGxvYWQvNDc4L2NrZmlsZS9iOTllMjA2ZC0yODk0LTQ4MWUtYTZiNC1kNGMyYWU3YzBlZGUuanBn&n=6Zu75a2Q5aCxXzIwMTlfMDhf5Y2w5bC85paH54mILmpwZw%3d%3d&icon=.jpg" style="width: 100%;" title="E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan 2019-08" /><p dir="ltr">Imigran Baru Laporkan hari : Agustus 2019 Taipei ePAPER</p><p dir="ltr">NO.78</p><p dir="ltr">Liputan Khusus</p><p dir="ltr">Naskah: Titik Layanan Imigran Baru Wilayah Utara Kota Taipei</p><p dir="ltr">Bekal Makanan yang penuh Cinta, Bergizi dan Menyehatkan</p><p dir="ltr">Titik Layanan Imigran Baru Wilayah Utara mengadakan program &ldquo;Bekal Makanan yang Penuh Cinta&rdquo;, meningkatkan interaksi di antara anggota keluarga melalui pembelajaran dan pembuatan bekal makanan secara bersama-sama. Seseorang berkewarganegaraan Vietnam bernama Chia-chia (nama samaran) sering berbeda pendapat dengan putrinya saat mengikuti pelajaran di hari pertama, setelah tiga kali pertemuan, percekcokan yang terjadi di antara keduanya semakin berkurang. Seorang putra dari seorang berkewarganegaraan Vietnam bernama A-chuang (nama samaran) dipaksa untuk datang mengikuti kelas ini, namun kemudian justru dia yang berinisiatif membuat fan-duan (nasi kepal) bersama dengan ibunya di kelas, dia berubah</p><p dir="ltr">menjadi lebih ceria. Suami istri berkewarganegaraan Filipina yang bernama Xiao-mei (nama samaran) tidak begitu bisa mengerti dan berbicara bahasa Mandarin, putrinya membantu penerjemahan selama pelajaran berlangsung, semua anggota keluarga menikmati hasil dari pelajaran pembuatan bekal makanan tersebut. Sebagian besar orang tua imigran baru disibukkan dengan perekonomian keluarga, akan tetapi karena kendala bahasa, budaya, dan pekerjaan membuat mereka mengalami kesulitan saat memperhatikan pengasuhan putra-putri mereka, melalui program ini, interaksi dan komunikasi antar anggota keluarga</p><p dir="ltr">serta hubungan keluarga imigran baru dapat ditingkatkan.</p><p dir="ltr">Hari Ibu Thailand</p><p dir="ltr">Naskah: Li Mei-chiu (Imigran Baru Thailand)</p><p dir="ltr">Hari Ibu Thailand jatuh pada tanggal 12 Agustus, saat Hari Ibu tiba, saya yang berada di Taiwan, yang jauh dari kampung halaman merasakan kerinduan yang mendalam, membuat hati dan perasaan saya ingin meledak, ingin rasanya memiliki sepasang sayap agar bisa terbang kembali ke kampung, memberitahu ibu bahwa saya sangat mencintainya. Hari Ibu yang ditetapkan melalui undang-undang di Thailand adalah hari kelahiran Ratu Sirikit (istri dari Rama IX), tradisi kami di Thailand adalah memberikan bunga melati putih yang memiliki makna kesucian cinta seorang ibu terhadap anaknya, tradisi yang tidaklah sama dengan tradisi pemberian bunga anyelir pada hari ibu internasional. Seluruh sekolah dan berbagai instansi pemerintah diliburkan pada saat perayaan Hari Ibu di Thailand, melangsungkan kegiatan sujud di hadapan ibu dan mencuci kaki ibu serta memberikan bunga melati, hal ini bertujuan untuk mendidik generasi selanjutnya agar tidak melupakan kebaikan hati seorang ibu dalam mendidik anak-anaknya. Bersujud di hadapan ibu merupakan hal biasa yang ditemui di Thailand, sama seperti halnya pemberian angpau selama perayaan Imlek di Taiwan. Saya teringat kembali saat sujud di hadapan ibu sebelum saya datang ke Taiwan, sembari menangis saya mencuci kaki ibu, memberitahu ibu, &ldquo;Saya berterima kasih atas pengasuhan ibu, saya akan membawa pulang &#39;uang susu&#39;, membuat kehidupan menjadi lebih baik lagi!&rdquo; Di berbagai lokasi di Thailand, Hari Ibu selalu merupakan hari yang penuh kehangatan dan yang paling mengharukan.</p><div>&nbsp;</div>]]></description><pubDate>Sat, 10 Aug 2019 07:22:00 GMT</pubDate></item><item><title><![CDATA[E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan 2019-07]]></title><link>https://niti.taipei/News_Content.aspx?n=0A514F5540CE27BE&amp;s=B77A45DE546C7025</link><description><![CDATA[<img alt="E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan 2019-07" src="https://www-ws.gov.taipei/Download.ashx?u=LzAwMS9VcGxvYWQvNDgxL2NrZmlsZS83MDE4Nzg1OC1kODJmLTRhMzUtYTBmNC0xMWIyNTRjNDBiZTIuanBn&n=6Zu75a2Q5aCxXzIwMTlfMDflroznqL9f5Y2w5bC85paH54mILmpwZw%3d%3d&icon=.jpg" /><p dir="ltr">&nbsp;Imigran Baru Laporkan hari : Juli 2019 Taipei EPAPER</p><p dir="ltr">Laporkan hari : Juli 2019</p><p dir="ltr">No.77</p><p dir="ltr">Liputan Khusus</p><p dir="ltr">Perdagangan&nbsp;manusia</p><p dir="ltr">Perdagangan manusia tergolong tindak pidana pelanggaran hak asasi manusia yang sangat serius.</p><p dir="ltr"><br />Q：Apa yang dimaksud dengan cara tidak tepat&quot;?</p><p dir="ltr">A: 1. Dipukul atau dianiaya.</p><p dir="ltr">Saluran khusus pengaduan hubungi: 02-23883095 (Badan Imigrasi Nasional Kementerian Dalam Negeri) 110 (Badan Kepolisian Nasional Kementerian Dalam Negeri) 1955 (Saluran khusus pengaduan & konseling tenaga kerja)</p><p dir="ltr">Human Trafficking Hotline</p><p dir="ltr">(02) 2388-3095 ARE</p><p dir="ltr">Apa yang dimaksud dengan &quot;perdagangan manusia&quot; dan &quot;korban perdagangan manusia&quot;?</p><p dir="ltr">2. Diri sendiri atau sanak keluarga diintimidasi dan diancam. 3. Bila meninggalkan atau menolak untuk bekerja, dia merasa khawatir akan keselamatan pribadi dan sanak keluarganya. 4. Tidak dapat keluar masuk rumah tinggal atau tempat kerja dengan leluasa, jendela dan pintu dikunci, atau selalu ada seseorang yang menemani setiap kali keluar. 5. Tidak bisa berkomunikasi dengan keluarga atau orang lain dengan leluasa, selalu ada orang yang memantau saat menelepon. 6. Pekerjaan yang dilakukan tidak sama dengan perjanjian awal, harus melakukan pekerjaan di luar daftar pekerjaan yang telah dijanjikan. 7. Jumlah pendapatan yang diterima tidak sama dengan perjanjian awal, dipotong berbagai macam potongan, ada orang yang mewakili pengambilan upah atau menahan upah. 8. Tidak bisa menyimpan sendiri surat atau dokumen identitas diri 9. Dipaksa atau diperdaya mengkonsumsi obat-obatan atau penggunaan narkoba.</p><p dir="ltr">A: &ldquo;Perdagangan manusia&quot; adalah tindakan eksploitasi yang terbagi dalam 3 jenis: eksploitasi seksual, ekspolitasi kerja, dan pengambilan organ tubuh.</p><p dir="ltr">&quot;Korban perdagangan manusia&quot;: orang-orang melalui perekrutan, pengangkutan, perantara, dan penampungan yang dipaksa dengan cara tidak tepat untuk melakukan prostitusi (ekspolitasi seksual), bekerja dengan upah yang tidak layak (eksploitasi kerja), atau organ tubuhnya diambil (pengambilan organ tubuh).</p><p dir="ltr">Bahasa penduduk baru di Taiwan</p><p dir="ltr">Naskah: Liang Li-chun (Imigran Baru dari Kamboja)</p><p dir="ltr">Pada bulan Juni 2019, Kementerian Pendidikan mengumumkan bahwa bahasa imigran dari 7 negara akan menjadi salah satu mata pelajaran bahasa &ldquo;pilihan&rdquo; di sekolah dasar pada kurikulum baru pendidikan nasional 12 tahun. Ketujuh bahasa asing tersebut di antaranya adalah bahasa Vietnam, Indonesia, Thailand, Myanmar, Kamboja, Malaysia dan Filipina. Taiwan menjadi negara pertama di dunia yang menyediakan satu jam pelajaran bahasa imigran baru agar bisa dipilih oleh para siswa untuk dipelajari di sekolah.</p><p dir="ltr">Rancangan program ini terdiri dari 78 orang dewan penyusun dan editor, menyunting naskah bahan ajar yang terselesaikan setelah melewati masa 3 tahun, memberikan pelatihan terhadap sejumlah orang, mengadakan pertemuan dan rapat sebanyak 1.051 kali, baru bisa menyelesaikan bahan ajar bahasa dari 7 negara sebanyak 126 jilid, menciptakan tonggak sejarah yang baru dalam pendidikan bahasa di Taiwan. Selain pembelajaran tatap muka di dalam kelas, pembelajaran digital juga dikembangkan bagi para siswa di daerah sangat terpencil, daerah terpencil, dan di luar pulau. Selama 3 tahun terakhir ini, setelah melalui pengajaran eksperimental di beberapa sekolah di seluruh negeri, pengajaran resmi kini mulai dilaksanakan tahun ini.</p><p dir="ltr">Saya adalah seorang interpreter bahasa Kamboja dan pembicara kebudayaan, bahasa Kamboja di Taiwan sangatlah jarang, sedangkan program ini bisa membantu banyak anak-anak belajar, saya pribadi bisa belajar sesuatu di bidang pekerjaan yang berbeda, serta menyebarluaskan keunikan budaya Kamboja, oleh karena itu saya pun mengerahkan segenap hati dan pikiran dalam mempersiapkan materi pengajaran di berbagai tingkatan. Saya sangat menantikan masa depan anak-anak kita, tanpa memandang apakah mereka adalah anak-anak generasi kedua, setiap orang bisa dengan nyaman menikmati pengajaran bahasa yang beragam ini, meningkatkan kelebihan diri atas penguasaan bahasa asing, memupuk kecakapan dan pemahaman kebudayaan lintas bangsa.</p><p dir="ltr">&nbsp;</p><div>&nbsp;</div>]]></description><pubDate>Wed, 07 Aug 2019 02:56:00 GMT</pubDate></item><item><title><![CDATA[E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan 2019-06]]></title><link>https://niti.taipei/News_Content.aspx?n=0A514F5540CE27BE&amp;s=AAB7B4E7074477A6</link><description><![CDATA[<img alt="Art editor Img" src="https://www-ws.gov.taipei/Download.ashx?u=LzAwMS9VcGxvYWQvNDgxL2NrZmlsZS9iODE0OGRjMC04NWJjLTRiODQtYmYzMi1iMjkwNThjODJjOGYuanBn&n=6Zu75a2Q5aCxXzIwMTlfMDZf5Y2w5bC85paH54mILmpwZw%3d%3d&icon=.jpg" style="width: 2458px; height: 4635px;" /><p dir="ltr">TAIPEI Imigran Baru Laporkan hari : Juni 2019 Taipei ePAPER</p><p dir="ltr">N0.76</p><p dir="ltr">Liputan Khusus</p><p dir="ltr">Kegiatan Kebudayaan Imigran Baru kota Taipei tahun 2019</p><p dir="ltr">Aktivitas Belajar dengan Ceria Bahasa Imigran Baru</p><p dir="ltr">Pelajaran Percakapan Bahasa Mandarin Dasar</p><p dir="ltr">orang-orang agar memiliki potensi menguasai beragam bahasa.</p><p dir="ltr">Pelajaran Bimbingan Bahasa Mandarin</p><p dir="ltr">Demi menciptakan lingkungan hidup yang bersahabat bagi para imigran baru dan warga negara asing, pemerintah kota Taipei menyelenggarakan berbagai macam kegiatan multi budaya yang berkaitan dengan imigran baru, seperti misalnya kegiatan pembelajaran multi budaya internasional selama musim panas, lokakarya pembelajaran bahasa imigran baru di musim panas, kelompok belajar bersama keluarga antara orang tua dan anak, kelas pembelajaran bahasa imigran baru, serta kelas bimbingan bahasa Mandarin.</p><p dir="ltr">layanan penerjemah di sekolah agar bisa membantu proses pembelajaran bahasa terkait, jumlah peserta mencapai 119 orang.</p><p dir="ltr">Sekolah Menengah Atas yang tersebar di kota Taipei ini telah menyelenggarakan &ldquo;Kelas Bahasa Imigran Baru sebagai Bahasa Asing Kedua&rdquo;, membantu para murid untuk belajar bahasa imigran baru dan mengenal ragam kebudayaan, jumlah peserta mencapai 106 orang. Juga terdapat SD, SMP, SMA menyelenggarakan &ldquo;Pengajaran dan Bimbingan Bahasa Mandarin&rdquo; yang bertujuan membantu anak-anak imigran baru yang kembali ke Taiwan dan menempuh pendidikan di Taiwan namun tidak memiliki dasar-dasar komunikasi dan berbahasa Mandarin yang memadai, menyediakan</p><p dir="ltr">Dua institusi pendidikan yakni Sekolah Dasar Tanmei dan Sekolah Menengah Pertama Fuan menyelenggarakan &ldquo;Kegiatan pembelajaran bahasa imigran baru&quot; (12 Februari &ndash; 25 Juni 2019, bulan Maret &ndash; November), kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengakuan identitas budaya dari anak-anak para imigran baru, memadukan berbagai kelompok etnis dan budaya, meningkatkan dan mendidik</p><p dir="ltr">Perpustakaan Umum kota Taipei mendirikan &ldquo;Pusat Informasi Multi Budaya&rdquo; yang bertempat di Gedung Perpustakaan Pusat lantai 9, menyelenggarakan kelas-kelas pembelajaran dan kegiatan promosi kebudayaan pada waktu-waktu tertentu, menyediakan fasilitas pembelajaran dan rekreasi yang bermanfaat bagi berbagai kelompok dan lapisan masyarakat baik dalam maupun luar negeri. Serta juga menyelenggarakan kelas komunikasi bahasa Mandarin dasar (6 Maret &ndash; 8 Mei 2019, setiap hari Rabu malam), terdapat sebanyak 94 orang asing yang turut berpartisipasi.</p><p dir="ltr">Pelajaran Bahasa Imigran Baru sebagai Bahasa Asing Kedua</p><p dir="ltr">Membuat pendidikan sepak bola anak anak menjadi lebih baik</p><p dir="ltr">Ditulis oleh: ROA REYES ALBERTO (Imigran Baru Meksiko)</p><p dir="ltr">Sepuluh tahun yang lalu saya datang dari Meksiko ke Taiwan untuk belajar bahasa Mandarin. Saya sangat gemar bermain sepak bola, saya mendapati olahraga sepak bola tidak begitu populer di Taiwan. Setelah menikah di Taiwan, saya bersama dengan istri mendirikan tempat pelatihan olahraga sepak bola bagi anak-anak, mengajarkan anak-anak bermain sepak bola dengan cara tradisional Meksiko.</p><p dir="ltr">Taiwan bisa dikategorikan sebagai gurun yang gersang bagi dunia olahraga sepak bola, memperkenalkan dan mempromosikan olahraga sepak bola merupakan sebuah hal yang sangat sulit. Akan tetapi, para orang tua sepakat dengan cara saya mengajar yang mampu menumbuhkan inspirasi bagi anak-anak bahwa menang atau kalah bukanlah hal yang penting, kita harus berusaha sekuat tenaga begitu berada di lapangan. Meski mengalami kekalahan, hal itu juga demi menyambut kemenangan yang lebih indah.</p><p dir="ltr">Sepak bola bisa menjadi pelajaran yang sangat bagus tentang kehidupan, juga merupakan sebuah pembelajaran yang bersifat internasional. Di luar negeri, begitu memakai pakaian olahraga sepak bola, orang-orang di jalanan akan menyapa mereka; saat berpapasan dengan pendukung tim sepak bola, mereka juga menjadi sangat antusias meski tidak saling mengenal.</p><p dir="ltr">Sepak bola mengajarkan anak-anak cara mengatasi kekalahan, menghadapi kesulitan, dan bertahan hingga mampu menggapai cita-cita. Anak-anak menghadapi bermacam-macam tekanan dalam masyarakat, dengan berolahraga mereka memiliki jalan yang tepat untuk menyalurkan tekanan tersebut. Hal inilah yang menjadi pendorong bagi saya untuk terus berusaha dan membimbing anak-anak Taiwan dalam bermain sepak bola.</p><div>&nbsp;</div>]]></description><pubDate>Wed, 12 Jun 2019 03:13:00 GMT</pubDate></item><item><title><![CDATA[E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan 2019-05]]></title><link>https://niti.taipei/News_Content.aspx?n=0A514F5540CE27BE&amp;s=A369FB51FE6247D9</link><description><![CDATA[<img alt="E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan 2019-05" src="https://www-ws.gov.taipei/Download.ashx?u=LzAwMS9VcGxvYWQvNDgxL2NrZmlsZS82OGI1MjNmNS1jMDgxLTRjMzAtOTlhMy01ZGVjMzA1YzNmNjQuanBn&n=NeaciOmbu%2bWtkOWgsS3ljbDlsLwuanBn&icon=.jpg" style="width: 1181px; height: 1820px;" /><p dir="ltr">Taipei EPAPER</p><p dir="ltr">Laporkan hari : Mei 2019</p><p dir="ltr">NO.76</p><p dir="ltr">Liputan Khusus</p><p dir="ltr">Festival Sastra Taipei</p><p dir="ltr">2019</p><p dir="ltr">Lokasi : Distrik Wanhua, Taipei (Kangting Rd. No. 173-27,29,31; Guangzhou Rd. No. 129,131) Waktu : 4/26-5/19 (10:00-18:00, Seninli</p><p dir="ltr">Festival Sastra Taipei tahuninidibagimenjadi lima area pameran, sehinggamemungkinkanpengunjunggolongananakmuda dapat mengembangkan day aim ajinasiterhadap dimensi masa yang berbeda darikota Taipei, sertaberharap mampu menyajikan cara lain agar lebih dekat dengan atmosfer dunia sastra.</p>&nbsp;<p dir="ltr">Belajar dari Mendengar</p><p dir="ltr">Jalanan adalah Bagian Taipei</p><p dir="ltr">Mengenalkota dimulaidariselinta sjalan. Setiap jalan memiliki - karakteristik yang berbeda, gabungan dariunsurinimerupakan bagiankesatuankota Taipei. Adanyaberbagai keunikan yang terdapat pada bagianinilah yang menjadikan Taipei lebih dikagumi banyak orang.</p><p dir="ltr">Kita sering menggunakan matakita untukmelihat, sedikitsekalimenggunakantelingauntukmendengarkan. Berlatih menggunakaninderapendengaran mewakiliin derapenglihatankita, dalam menghadapirutinitashidup sehari-haridengan cara penyikapan yangberbeda. Melaluialunan suara yang terdengar di jalanan, Anda akanlebih mengenal Taipei dengan metode yang berbeda. Menemukan metode naratifbaru melalui berbagaisuara yang berbeda. Melaluisuara, interpretasilagu dan sejenisnya dalam membacakotaTaipei, merupakan metode pendekatan</p><p dir="ltr">lain dala m dunia sastra.</p><p dir="ltr">http://literature.festival.taipei/2019/</p><p dir="ltr">Peringatan Hari IbuBagiku</p><p dir="ltr">Artikel/Lu Mei-hua (ImigranBaruAsal Indonesia)</p><p dir="ltr">Keluarga kami sangatmenghargaihubungankekeluargaan, terutamaperingatan Hari Ibu. Kami memilikidua kali tanggalperingatan Hari Ibu, tanggal 22 Desem bermerupakantanggalperingatan Hari Ibu di Indonesia pada setiaptahunnya. Meskipunsekolahtida klibur, namunpada hariitupara siswa akan mengenakan pakaiantradisional dan berpartisipasidalamupacaranasionalperingatan Hari Ibu yang diadakan oleh pihaksekolah. Kegiataninisekaligusbertujuanuntukmemperingatijasapejuangwanita yang telah berkontribusi demi Kemerdekaan RI. Hari Minggukedua pada bulan Mei merupakan peringatan Hari Ibudalamlingkupinternasional. Anak-anak akan mengenakan bros bunga tulip atau bungaanyelirwarnamerahterang, merayakanbersamadenganteman-teman. Dahulu, saya berasaldarikeluarga sederhana. Saat Hari Ibutiba, saya dan kakakadikmengambilalih pekerjaanrumah, agar ibubisa beristirahat di harispesialini. Setelah kami dewasa dan punya pekerjaanmasing-masing, kami selalu berkumpulmengadakanacara wisata dan makan bersamasebagaibentuk rasa syukur.</p><p dir="ltr">Representative</p><p dir="ltr">Sejakmenetap di Taiwan, pada Hari Ibusetiaptahunnyasayaselalume</p><p dir="ltr">neleponibu, beliau juga taklupa mengirimkanprodukkhasasalkotakelahiran saya, tentunya halinimembuatsaya merasaterharu dan sangatbahagia.</p>&nbsp;<div>&nbsp;</div>]]></description><pubDate>Fri, 10 May 2019 03:06:00 GMT</pubDate></item><item><title><![CDATA[E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan 2019-04]]></title><link>https://niti.taipei/News_Content.aspx?n=0A514F5540CE27BE&amp;s=A72EC4279BE10D1E</link><description><![CDATA[<img alt="Art editor Img" src="https://www-ws.gov.taipei/Download.ashx?u=LzAwMS9VcGxvYWQvNDgxL2NrZmlsZS84ZDQwNzI1Yy1lMjUzLTQwMzgtYWIwNi03ZmU5MGY3Zjc4MGUucG5n&n=5Y2w5bC85paHLnBuZw%3d%3d&icon=.png" style="width: 1181px; height: 1820px;" /><p dir="ltr">Imigran Baru TAIPEI Taipei EPAPER</p><p dir="ltr">E PH</p><p dir="ltr">Laporkan hari : Maret 2019</p><p dir="ltr">NO.75</p><p dir="ltr">Liputan Khusus</p><p dir="ltr">Sambut Kemeriahan Festival Bunga</p><p dir="ltr">Taipei 2019 https://www.travel.taipei/</p><p dir="ltr">Festival Bunga Azalea</p><p dir="ltr">70 Pameran Bunga Mawar di Musim Semi</p><p dir="ltr">Mengundang wisatawan domestik dan mancanegara untuk bersama-sama merasakan kemeriahan festival bunga di Taipei, ada pertunjukan musik, pesta kebun, bazar, permainan dan undian doorprize. Waktu : 3/14-4/7 Lokasi : Taman Daan (Daan Park), Taman Air Taipei (Taipei Water Park), Taman 228 dan area sec. 3, Xinsheng South Rd.</p><p dir="ltr">Disajikan sesuai dengan tema film &quot;Alice in Wonderland&rdquo; , ketika Alice berjalan menelusuri taman bunga mawar milik Ratu Merah untuk mencari burung Magpie biru, dalam perjalanannya ia bertemu dengan teman-teman baru dan menikmati pengalaman yang seru. Waktu : 3/20-4/8 Lokasi : Taipei Expo Park &ndash; Taman Xinsheng</p><p dir="ltr">Zhuzihu</p><p dir="ltr">Festival Bunga Calla Lily</p><p dir="ltr">Festival Bunga Hortensia</p><p dir="ltr">Waktu : 3/29-4/28 Lokasi : Area pertanian Zhuzihu (Dinghu, Xiahu, Donghu, Macao)</p><p dir="ltr">Waktu : Mei-Juni Lokasi : Area pertanian Zhuzihu - Yangmingshan.</p><p dir="ltr">Sumber/ Departemen Informasi dan Wisata</p><p dir="ltr">Tahun baru Kamboja berdasarkan kalender Buddha jatuh pada bulan ke-lima, sedangkan berdasarkan kalender Masehi yakni jatuh 14-16 April. Terdapat beragam budaya dan adat istiadat yang mengiringi perayaan tahun baru di Kamboja.</p><p dir="ltr">Lebih dari 90% penduduk di Kamboja beragama Buddha. Saat tahun baru tiba, para penganut agama Buddha pergi ke kuil, dipercayai bahwa dengan mendengarkan para biksu melantunkan doa dan berpuasa dengan makan vegetarian, mereka dapat melihat arwah leluhur. Rangkaian perayaan meliputi jugaupacara ritual memandikan patung-patung Buddha, mendirikan bukit pasir, anak-anak muda bernyanyi, menari dan bermain permainan tradisional di kuil.</p><p dir="ltr">O</p><p dir="ltr">Sehari sebelum tahun baru ditetapkan resmi oleh Departemen Agama sebagai hari tirakat (dilarang tidur/ harus terjaga semalaman). Setiap keluarga wajib meletakkan meja di depan pintu dan menyiapkan berbagai macam barang sesajian, lilin, dan mengibarkan bendera. Saat hari tahun baru tiba, mereka akan membakar lilin, sebagai simbol menyambut dewi Tahun Baru, memohon kedamaian dan kelancaran.</p><p dir="ltr">LA</p><p dir="ltr">Hari kedua disebutBan Na Bat (menutup masa lalu). Masyarakat membawa makanan ke kuiluntuk para biksu, dengan maksud memberikannya kepada keluarga/kerabat yang telah meninggal melalui para biksu ini.</p><p dir="ltr">Hari ketiga disebut Lerng Sak (membuka awal baru), pada hari terakhir perayaan Tahun Baru, setiap keluarga memandikan patung Buddha mereka dengan air dan bunga. Setelah itu, air tersebut diberi ke orang tua untuk dipakai mandi, kemudian dilanjutkan dengan ritual memohon maaf kepada orang tua atas kesalahan-kesalahan yang pernah diperbuat. Ritual terakhir, para orang tua akan memercikkan air ke anak-anak mereka sebagai simbol doa agar anak-anak mereka selalu berada dalam keselamatan dan keberkahan di tahun baru.</p><p dir="ltr">* * Tahun Baru Kamboja Artikel / Huang Mei-hua (Penduduk asal Kamboja)</p><div>&nbsp;</div>]]></description><pubDate>Thu, 11 Apr 2019 08:04:00 GMT</pubDate></item><item><title><![CDATA[E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan 2019-03]]></title><link>https://niti.taipei/News_Content.aspx?n=0A514F5540CE27BE&amp;s=D87C1F732E8F4A7C</link><description><![CDATA[<img alt="Art editor Img" src="https://www-ws.gov.taipei/Download.ashx?u=LzAwMS9VcGxvYWQvNDgxL2NrZmlsZS83ZmNjNWVjOC0xOWY1LTRkMzEtOGI2YS03NjMzNzA3MDRkMjcuanBn&n=6I%2by5b6L6LOT5paHLmpwZw%3d%3d&icon=.jpg" style="width: 1181px; height: 1820px;" /><p dir="ltr">&nbsp;Imigran Baru 2 TAIPEI Taipei EPAPER</p><p dir="ltr">BE Laporkan hari : Maret 2019</p><p dir="ltr">No.74</p><p dir="ltr">Liputan Khusus</p><p dir="ltr">Skrining Deteksi Awal Kanker Sangat Mudah!</p><p dir="ltr">Berdasarkan hasil survei terbaru oleh Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan, rata-rata dalam 5 menit terdapat satu orang yang dideteksi menderita kanker, sekitar 130 orang meninggal karena kanker dalam setiap harinya. Sebetulnya kanker dapat dideteksi awal melalui skrining/deteksi dini. Dilakukannya diagnosis dini ini juga dapat mengurangi tingkat kematian, karena mampu menentukan langkah penanganan dini terhadap lesi pra-kanker dan mencegah terjadinya perkembangan sel kanker selama masa perawatan. Saat ini, pemerintah menyediakan subsidi untuk 4 macamskrining terhadap sel kanker:</p><p dir="ltr">1. Skrining Mammografi (Mendeteksi dini kanker payudara) : Wanita usia 45-70 th, wanita usia 40-44 th (Dalam silsilah keluarga ada penderita kanker). Dilakukan 2 tahun sekali. 2. Skrining Pap Smear (Mendeteksi dini kanker serviks) : Wanita usia 30 th ke atas, disarankan lakukan 3 tahun sekali. 3. Tes Darah Okultisme Feses (FOBT): Masyarakat umum usia 50-75 th, dilakukan 2 tahun sekali. 4. Skrining Mokusa Oral (Mendeteksi dini kanker rongga mulut) : Usia 30 th ke atas bagi pengguna pinang (termasuk mantan pengguna) atau perokok, penduduk suku asli Taiwan usia 18 th ke atas yang pengguna pinang (termasuk mantan pengguna). Dilakukan 2 tahun sekali. Untuk info lengkap mengenai skrining sel kanker, silakan kunjungi situs Dinas Kesehatan Taipei (https://health.gov.taipei/Content_List.aspx?n=457A257FC5FA172A ) atau hubungi layanan hotline masyarakat Taipei 1999 (Luar kota Taipei hubungi 02-27208889) ext. 1840-1846.</p><p dir="ltr">Saya adalah penduduk imigran baru di Taiwan, berasal dari Vietnam. Saya berusia 21 tahun dan tinggal di Taipei. Sebagian besar orang beranggapan bahwa penduduk imigran baru pastinya adalah pasangan asing yang menikah dengan penduduk Taiwan. Sebagian besar penduduk imigran baru di Taiwan memang datang melalui hubungan perkawinan. Namun, tidak halnya dengan saya, saya datang ke Taiwan melalui proses adopsi.</p><p dir="ltr">Setelah lulus SMA, saya datang dan mulai tinggal menetap di Taiwan. Saya menyadari bahwa beberapa perayaan festival penting di Taiwan, seperti Lebaran Imlek, Festival Qingming, Festival Peh Cun, bahkan saat Festival Kue Bulan, memiliki kemiripan dengan perayaan di Vietnam. Oleh karena itu, selain bahasa dan khas kuliner, bagi saya tidak ada kesulitan untuk beradaptasi.</p><p dir="ltr">Pada masa awal hidup di Taiwan, saya sama sekali tidak bisa berbahasa Mandarin. Lebih dari sebulan setelahnya, saya hanya bisa berkomunikasi sedikit-sedikit. Saya sama sekali tidak bisa membaca dan menulis huruf, apalagi membaca artikel. Dalam kondisi seperti ini, saya menyadari bahwa saya akan mengalami lebih banyak kesulitan dalam beradaptasi. Oleh karena itu, saya berharap bisa menulis dan membaca, terlebih lagi ingin meningkatkan pelafalan saya. Jadi, saya pergi ke Pusat Pelatihan Bahasa Mandarin Universitas Ming Chuan untuk memperdalam Bahasa Mandarin saya. Di bawah bimbingansang guru, Bahasa Mandarin saya mengalami banyak kemajuan. Jika pada saat itu saya tidak tekun belajar bahasa Mandarin, saya juga tidak mungkin bisa menulis artikel ini.</p><p dir="ltr">Saya juga melihat bahwa pemerintah Taiwan telah memberikan banyak dukungan dan perhatian kepada penduduk imigran baru dan pekerja migran. Menunjuk beberapa sekolah untuk mengadakan kursus Bahasa Mandarin gratis, membuka kesempatan bagi kami untuk meningkatkan kemampuan Bahasa Mandarin. Hal ini sangat membantu kami untuk lebih mudah beradaptasi dengan kehidupan dan budaya Taiwan.</p><div>&nbsp;</div>]]></description><pubDate>Tue, 26 Mar 2019 03:53:00 GMT</pubDate></item><item><title><![CDATA[E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan 2019-02]]></title><link>https://niti.taipei/News_Content.aspx?n=0A514F5540CE27BE&amp;s=019D052FAF56F45D</link><description><![CDATA[<img alt="Art editor Img" src="https://www-ws.gov.taipei/Download.ashx?u=LzAwMS9VcGxvYWQvNDgxL2NrZmlsZS9lMGFkNDM2Ny0zZTNlLTQyMDktOThhOC1jY2M4OGRmNWQwYTcuanBn&n=6Zu75a2Q5aCxMnYxLeWNsOWwvF%2flt6XkvZzljYDln58gMS5qcGc%3d&icon=.jpg" style="width: 705px; height: 1086px;" /><br />&nbsp;<p dir="ltr">Imigran Baru</p><p dir="ltr">Taipei EPAPER</p><p dir="ltr">! Laporkan hari : Februari 2019</p><p dir="ltr">No.73</p><p dir="ltr">Liputan Khusus</p><p dir="ltr">&#39;Kantor Layanan Ketenagakerjaan Taipei o;,</p><p dir="ltr">Wujudkan Layanan Ramah dan Profesional bagi Imigran Baru</p><p dir="ltr">Demi membantu kelancaran sahabat imigran baru dalam mencari lapangan kerja, Kantor Layanan Ketenagakerjaan Taipei menyediakan bentuk layanan sebagai berikut: &bull; Konseling Individual : Kantor Layanan Ketenagakerjaan Mengjia memiliki 2 petugas profesional yang siap memberi layanan konseling individual bagi sahabat imigran baru yang sedang mencari pekerjaan, termasuk layanan pendampingan saat wawancara, konseling dukungan psikologis dan ketenagakerjaan, serta konseling pelatihan keterampilan kerja, bertujuan membantu mengatasi hambatan yang sering dihadapi ketika mencari kerja. Selama tahun 2018 telah berhasil melayani 305 orang. &bull; Layanan Penjagaan Anak bagi Pencari Kerja Kantor Layanan Ketenagakerjaan Mengjia menyediakan ruangan bermain untuk anak-anak, disertai dengan 1-3 orang penjaga anak yang berlisensi. Sehingga sahabat imigran baru dapat mengikuti pelatihan keterampilan kerja dengan kondusif. Selama tahun 2018 telah melayani sebanyak 27 anak. &bull; Menghilangkan Kendala Mencari Kerja Menyediakan peluang kerja dengan masa jangka pendek, memberi kesempatan bagi imigran baru untuk magang kerja di lembaga pemerintahan atau organisasi nirlaba yang terdaftar, agar terbiasa dengan lingkungan kerja. Selama tahun 2018 telah berhasil membina 19 orang imigran baru. &bull; Edukasi Anak Keturunan Imigran Baru -- - - - - - - - - - - - - - - - - - - Bekerjasama dengan Badan Imigrasi Nasional mengadakan kegiatan &ldquo;Eksplorasi Karir bagi Anak Keturunan Imigran Baru&quot;, membantu anak-anak menemukan jati diri dan merancang imipian karir masa depan. Selama tahun 2018 telah mengedukasi 46 anak keturunan imigran baru. &bull; Presentasi Pencapaian Program Pendampingan kesempatan Kerja bagi Imigran Baru Mengadakan presentasi kisah sukses dari sahabat imigran baru yang menjadi peserta didik. Selain itu, juga diadakan sesi wawancara kerja secara langsung, sehingga mereka dapat langsung mengikuti proses wawancara kerja dan menambah peluang untuk memperoleh pekerjaan. Pada saat acara diikuti oleh 116 orang, yang berhasil lulus wawancara kerja hanya 20 orang.</p><p dir="ltr">i</p><p dir="ltr">E</p><p dir="ltr">107</p><p dir="ltr">IT IT</p><p dir="ltr">Cnam tahun yang lalu, saya datang ke Taiwan sebagai status mahasiswa si jurusan Bahasa Mandarin. Setelah lulus, saya menetap dan bekerja di Taipei, sampai sekarang saya berprofesi sebagai guru bahasa Korea. Siswa saya sangat beragam, mulai dari usia SD hingga dewasa. Meskipun tidak mudah, namun pekerjaan ini sangat menyenangkan.</p><p dir="ltr">Acara perayaan Tahun Baru di Taipei 101 sangat ramai pengunjung, bagaikan ajang gebyar pesta. Tetapi di kota kelahiran saya, Seoul, perayaan Tahun Baru lebih diwujudkan dalam suasana tenang dan rasa syukur, banyak orang berduyun-duyun datang ke Istana Bosingak untuk berpartisipasi dalam upacara pembunyian lonceng. Sebelum lonceng dibunyikan, terlebih dulu ada pertunjukan nyanyian, tarian, kembang api dan pertunjukan acara lainnya. Setiba pukul 23:59, lonceng akan dibunyikan sebanyak 33 kali sebagai tanda menyambut tahun baru.</p><p dir="ltr">Kami dengan sungguh hati akan menetapkan tujuan hidup di tahun mendatang dan berusaha keras untuk meraih tujuan itu, tetapi orang Taiwan sepertinya tidak terlalu serius memikirkan pencapaian tujuan hidup dalam menyambut tahun baru. Korea Selatan juga merayakan Tahun Baru Imlek, tetapi kami hanya mendapatkan hari libur pada saat malam Tahun Baru Imlek, hari pertama dan hari kedua Tahun Baru Imlek. Tidak seperti di Taiwan, memiliki hari libur Tahun Baru Imlek yang sangat panjang. Pada pagi hari pertama Tahun Baru Imlek akan diawali dengan upacara doa untuk para leluhur, lalu setelah sarapan pagi dilanjutkan dengan membagi uang angpao. Kami tidak hanya memakai amplop merah, tetapi kami memasukkan uang dalam amplop beraneka warna. Saat Tahun Baru Imlek, ada tradisi makan sup kue beras (Sup Tteokbokki) sebagai simbol bertambahnya usia satu tahun.</p><p dir="ltr">Saya tidak terbiasa dengan cuaca di Taipei, ketika musim dingin cenderung lembab dan ketika musim panas cuacanya sangat panas, tidak senyaman di Seoul yang memiliki cuaca dingin kering. Dalam beberapa tahun terakhir, banyak bintang Korea yang datang ke Taiwan untuk pentas. Hal ini membuat saya sangat senang, karena saya sering memiliki kesempatan untuk menjadi interpreter bahasa Mandarin untuk mereka.<br />Tahun Baru di Korea Artikel/Cui Yin-zhu (Penduduk asal Korea)</p><div>&nbsp;</div><div>&nbsp;</div>]]></description><pubDate>Wed, 20 Mar 2019 05:20:00 GMT</pubDate></item><item><title><![CDATA[E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan 2019-01]]></title><link>https://niti.taipei/News_Content.aspx?n=0A514F5540CE27BE&amp;s=A6FEC69EB695CC81</link><description><![CDATA[<img alt="Art editor Img" src="https://www-ws.gov.taipei/Download.ashx?u=LzAwMS9VcGxvYWQvNDgxL2NrZmlsZS84NjQxM2JmOS0yMTA4LTQ1NjktYmE4Ny1kMDA3MDk4NDc1OTUuanBn&n=MTAyMTY0XzAxMDg3Mi5qcGc%3d&icon=.jpg" style="width: 1181px; height: 2359px;" /><br />&nbsp;<p dir="ltr">Imigran Baru&nbsp;&Tau;&Alpha;&Iota;&Rho;&Epsilon;&Iota;- EPAPER</p><p dir="ltr">Januari 2019</p><p dir="ltr">Imigran Baru Taipei</p><p dir="ltr">No.72</p><p dir="ltr">Liputan Khusus</p><p dir="ltr">Layanan bagi Imigran Baru Kelompok Lanjut Usia Pusat Layanan Imigran Baru Taipei Wilayah Barat - YWCA</p><p dir="ltr">Dinas Kesejahteraan Sosial Pada tahun 2018, YWCA mulai membentuk Komunitas Lansia, tujuannya agar lebih terjalin hubungan persahabatan antar sahabat imigran baru golongan lanjut usia, khususnya bagi mereka yang hidup tunggal. Selain itu, anggota komunitas mampu terjalin diskusi aktif dalam merancang berbagai kegiatan positif seperti workshop kerajinan tangan DIY sabun, rekreasi, workshop teknik fotografi outdoor, dan kegiatan edukasi lainnya. Kegiatan workshop DIY sabun (tingkat dasar) berjalan dengan lancar, para peserta dengan mudah mengikuti petunjuk guru dan berhasil menciptakan karya-karya yang unik. Sedangkan untuk tehnik DIY sabun (tingkat lanjutan), para peserta merasa lebih rumit, sehingga untuk kegiatan ini sepakat diganti dengan workshop teknik fotografi outdoor. Para peserta didik berkonsentrasi penuh mengikuti penjelasan guru, belajar teknik foto objek manusia dan pemandangan. Melalui kegiatan ini, para peserta didik merasa mendapat perhatian. Kegiatan ini menyatukan para sahabat lansia untuk saling berinteraksi dan membantu satu sama lain, juga memberikan memori kebersamaan berkesan bagi mereka, sehingga membuat mereka berat hati meninggalkan suasana kebersamaan ini. Pada agenda kegiatan selanjutnya, para sahabat imigran baru lansia lebih antusias mendaftar. Mereka juga mengajak teman-teman lain untuk berpartisipasi, sehingga komunitas ini menjadi lebih besar. Para anggota komunitas berkumpul, berinteraksi dan belajar, bersama-sama menciptakan kehidupan masa lansia lebih bahagia.</p><p dir="ltr">Surat Rahasia untuk Mama</p><p dir="ltr">Mei Guo-kang (Pekerja Migran Vietnam)</p><p dir="ltr">Mama :</p><p dir="ltr">Aku sudah 4 tahun tidak pulang ke rumah, sudah 4 tahun pula aku tidak bisa merayakan Tahun Baru Imlek bersama keluarga dan sanak saudara. Setiap Tahun Baru Imlek, saya terkenang mama selalu sibuk membuat hidangan kimchi untuk disajikan keluarga dan sanak saudara. Mama, kau selalu berkata bahwa ini merupakan cara agar kami dapat merasakan kehangatan kekeluargaan dan persaudaraan, rasa ini adalah pondasi utama dalam sebuah keluarga. Menjelang Tahun Baru Imlek, biasanya saya dan kakak bertugas memotong daun-daun yang tumbuh pada batang bunga plum. Tujuannya agar 3 hari sebelum datangnya Tahun Baru Imlek, bunga plum dapat tumbuh lebih besar dan indah, siap dipajang sebagai hiasan ruang tamu dan menebarkan suasana sukacita dalam keluarga. Sudah 4 tahun aku tidak pulang, apakah ada orang lain yang melakukan hal ini? Pada saat Tahun Baru Imlek, selalu ada lima jenis buah persembahan di meja doa. Hal ini menyimbolkan wujud permohonan terhadap kecukupan berkah kebahagiaan dan kekayaan, seluruh anggota keluarga dapat berkumpul dan merayakan bersama. Sejak aku pergi ke Taiwan untuk bekerja, aku tidak pernah melupakan keindahan dan kehangatan momen-momen itu. Mama, tahun ini aku ingin sekali pulang dan merayakan Tahun Baru Imlek!</p><p dir="ltr">&bull; Buah persembahan doa ketika Tahun Baru Imlek ada 5 macam, yaitu buah srikaya, kelapa, pepaya, buat ara/buah tin. Kelima buah ini melambangkan wujud permohonan keluarga : harapan, keseimbangan, kecukupan, bermanfaat, dan kekayaan.</p><div>&nbsp;</div>]]></description><pubDate>Sat, 02 Feb 2019 09:49:00 GMT</pubDate></item><item><title><![CDATA[E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan 2018-12]]></title><link>https://niti.taipei/News_Content.aspx?n=0A514F5540CE27BE&amp;s=1CE208465A6711DC</link><description><![CDATA[<img alt="Art editor Img" src="https://www-ws.gov.taipei/Download.ashx?u=LzAwMS9VcGxvYWQvNDgxL2NrZmlsZS84NGFkMDcyNi01YmU2LTRhMTEtYjNjYS1hYzMyMzk5OTk0MWQuanBn&n=5Y2w5bC8LmpwZw%3d%3d&icon=.jpg" style="width: 1181px; height: 2772px;" /><br />&nbsp;<p dir="ltr">TAIPEI&nbsp; I PAPER</p><p dir="ltr">Desember 2018</p><p dir="ltr">Imigran Baru Taipei</p><p dir="ltr">No.7</p><p dir="ltr">Liputan Khusus</p><p dir="ltr">Pesta Malam Tahun Baru Taipei 2019 &bull; Rasakan Suasana Tersemarak Tahun Baru</p><p dir="ltr">Rasakan Sua</p><p dir="ltr">Taipei, Kota Tahun Baru Tersemarak - Pesta Malam Tahun Baru 2019 akan segera dimulai. Pesta malam tahun baru kali ini akan menggabungkan unsur-unsur musik EDM, e-games, e-shop, dan e-channel, menciptakan acara ini sebagai Pesta Tahun Baru Internasional yang berslogan &ldquo;Seumur hidup jangan lewatkan berwisata ke Asia&quot;. Selain itu, maskot Taipei beruang hitam &quot;Bravo&quot;, akan tampil sebagai DJ pada pesta malam tahun baru, memberi sajian musik spesial untuk para pengunjung domestik maupun mancanegara pada acara perayaan malam tahun baru. Pembawa acara pada kali ini akan menampilkan MC cool Chen Jian-zhou (Blackie), Hai Yu-fen, dan peraih penghargaan Golden Bell : Tian Xin. Ditambah meriah lagi dengan kehadiran grup artis Korea pujaan kaum muda EXID yang siap menampilkan tarian eksotis, serta diikuti berbagai penampilan artis papan nama teratas lainnya. Selamat menantikan aksi seru mereka!</p><p dir="ltr">Selamat datang di Taipei, rayakan pesta malam tahun baru termeriah.</p><p dir="ltr">Selain pesta malam tahun baru, tahun ini pemerintah kota Taipei juga mempromosikan tur wisata baru keliling Taipei. Wisatawan dapat naik MRT dengan gerbong yang bertemakan gambar Mickey, MRT khusus hasil kerjasama antara Departemen Informasi dan Wisata bersama Disney ini akan membawa penumpang menuju ke beberapa lokasi wisata seperti Dihua Street, Yangmingshan, dsb. Apabila Anda naik bus tingkat &ldquo;Taipei Saightseeing Bus&quot; maka Anda bisa menuju lokasi pasar seni Ximending atau area kreativitas seni Xinyi Shopping District, menikmati kebahagiaan suasana tahun baru.</p><p dir="ltr">Maskot beruang hitam&quot;Bravo&quot;tampil sebagai DJ bersama Chen Jian-zhou (Blackie), Tian Xin dan Hai Yu-fen. Siap membawa Anda menikmati meriahnya musik EDM, melewati pesta malam tahun</p><p dir="ltr">baru!</p><p dir="ltr">Info lengkap, silakan kunjungi situs https://www.newyear2019.taipei</p><p dir="ltr">Karena urusan pekerjaan, mengharuskan saya pulang pergi Jepang dan Taipei, hal ini membawa saya mulai mengenal kota Taipei.</p><p dir="ltr">Sudut Pandangku tentang Kehidupan di Taipei</p><p dir="ltr">Kenyamanan Transportasi Umum di Taipei Menurut pertanyaan orang Jepang tentang &ldquo;Apa yang paling nyaman?&quot; di Taipei saat ini, tak lain adalah kenyamanan sistem transportasi umumnya. Selain MRT, tersedia juga Ubike. Tentu saja, kota-kota metropolitan di Jepang juga sudah memiliki sistem transportasi yang maju seperti kereta api jalur daratan dan kereta api bawah tanah, tetapi frekuensi penggunaan bus justru relatif lebih rendah. Apalagi seperti sepeda Ubike, sampai saat ini belum ada pelaku bisnis publik Jepang yang menunjukkan keberhasilan. Hasil perkembangan pada bidang ini, merupakan sebuah kesuksesan Taipei yang sangat menakjubkan.</p><p dir="ltr">Artikel/Kitajima Osamu (Pekerja Migran Asal Jepang)</p><p dir="ltr">Etika Baik dalam Penggunaan Transportasi Umum Setelah merasakan transportasi umum di Taipei, Anda akan melihat bahwa penumpang bus akan mengutamakan kursi duduknya untuk penumpang lansia, ibu hamil dan anak kecil. Terlebih lagi penumpang usia muda tidak akan menempati kursi duduk prioritas (Bahasa Mandarin : Bo Ai Zuo). Masyarakat umum di Taipei mungkin berpikir, &quot;Apa yang spesial dari kebiasaan ini?&quot;</p><p dir="ltr">Tetapi di Tokyo, bila ada penumpang lansia atau wanita hamil yang berdiri, masih banyak ditemui penumpang yang pura-pura tidur dan tidak melihat. Saya sebagai orang Jepang merasa malu akan kebiasaan ini. Sejauh pengalaman saya, negara dengan populasi penduduk lebih dari 10 juta orang dan negara dengan perjalanan transportasi butuh waktu lebih dari 1 jam, etika dalam penggunaan fasilitas transportasi cenderung kurang diperhatikan. Namun, kota Taipei tidak termasuk dalam daftar ini. Orang-orang Taipei harus berbangga dengan etika yang masih dipertahankan ini, saya berharap dapat terus berlanjut selamanya.</p><p dir="ltr">Kota Praktis Laksana Toko Serba Ada Meskipun jalur area di kota Taipei tidak seluas seperti kota-kota besar lainnya di dunia, namun tingkat kenyamanan pada sistem digital dan manual sangat banyak ditemui. Dari sudut pandang saya, Taipei dapat disebut &quot;Kota Praktis Laksana Toko Serba Ada&quot;.</p><p dir="ltr">Di antara masyarakat Taiwan, pasti ada orang yang masih mempertahankan anggapan bahwa &quot;Jepang lebih maju&quot;. Namun, di mata orang Jepang, Taipei merupakan kota yang sudah termasuk sangat maju. Menurut pemikiran saya, setiap orang terhadap masing-masing negara kelahirannya harus lebih bangga dan menaruh keyakinan yang lebih besar. Bersamaan itu pula, memperkenalkan kemajuan Taiwan pada saat ini kepada masyarakat Jepang merupakan tugas yang sudah selayaknya saya emban.</p><div>&nbsp;</div>]]></description><pubDate>Thu, 10 Jan 2019 04:33:00 GMT</pubDate></item><item><title><![CDATA[E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan - 2018-11]]></title><link>https://niti.taipei/News_Content.aspx?n=0A514F5540CE27BE&amp;s=02342B039BE40196</link><description><![CDATA[<img alt="Art editor Img" src="https://www-ws.gov.taipei/Download.ashx?u=LzAwMS9VcGxvYWQvNDgxL2NrZmlsZS83NTdiZThlYi0zMzAxLTRiOTMtOTBmZC05NGE2NDE0YzMyMmYuanBn&n=MTAyMTY0XzExMDg3MC5qcGc%3d&icon=.jpg" style="width: 1181px; height: 2394px;" /><p dir="ltr">November 2018</p><p dir="ltr">Imigran Baru Taipei</p><p dir="ltr">No. 70</p><p dir="ltr">Demi menciptakan lingkungan hidup yang ramah bagi imigran baru dan warga asing, kota Taipei telah menyelenggarakan sejumlah kegiatan multikultural, misalnya pada saat liburan musim panas telah diadakan kegiatan pertukaran budaya, program kelas bahasa, perkumpulan edukasi keluarga, program pelatihan ragam bahasa asing lainnya. Melalui kegiatan ini, diharapkan sahabat imigran baru mampu menemukan suasana lingkungan yang ramah selayaknya kampung halaman mereka. Tahun ini, Dinas Pendidikan melalui SMP Jiancheng dan SD Tanmei mengadakan program Summer Camp edukasi bahasa yang ditujukan khusus untuk anak-anak imigran baru, kegiatan ini berlangsung di Chinshan Youth Activity Center pada 5-6 Juli dan diikuti oleh 100 orang peserta. Pada tanggal 20 September, diadakan forum diskusi bertema &quot;Edukasi Anak Imigran Baru&quot; di Distrik Wanhua. Forum ini terbagi menjadi 2 topik yakni &quot;Interaksi Edukasi Terpadu&quot; dan &quot;Seminar Edukasi Multikultural&quot;. Kegiatan ini turut mengundang sahabat imigran baru dari Cina, Vietnam, Indonesia, Thailand, Myanmar dan negara lain yang berprofesi sebagai tenaga pengajar, untuk bersama-sama membuat rancangan edukasi agar karakteristik budaya negara asal mereka dapat dimasukkan dalam salah satu materi kurikulum pendidikan. Selain itu, pada saat acara Expo Prestasi Anak Imigran Baru, turut mengundang 8 asosiasi imigran baru untuk mengisi stan pameran buku edukasi, buku bacaan dan majalah, acara ini dihadiri lebih dari 450 peserta. Taipei terus aktif mempromosikan edukasi berbagai bahasa asing khususnya negara asal sahabat imigran baru dan fasilitas layanan penerjemah di berbagai sekolah. Langkah ini tidak hanya ditujukan agar siswa lain lebih memahami berbagai karakteristik budaya negara lain, tetapi juga suatu usaha untuk menyediakan lingkungan belajar yang ramah bagi anak-anak imigran baru, demi menciptakan kemajuan sosial bersama.</p><p dir="ltr">Impian di Taiwan, Membawa Kenangan Suka Duka</p><p dir="ltr">Awalnya, saya bekerja di kantor media Malaysia selama lebih dari 10 tahun. Karena saya sangat tertarik dengan huruf Mandarin, akhirnya saya memilih pergi ke Taiwan untuk belajar Bahasa Mandarin. Malaysia banyak ditemui masyarakat keturunan Tionghoa, awalnya saya berpikir bahwa orang Taiwan juga berkulit kuning langsat dan berkomunikasi dengan Bahasa Mandarin selayaknya mereka, jadi saya akan lebih mudah beradaptasi. Namun, saya tidak menyangka bahwa kehidupan sosial di antara kedua negara ini ada perbedaan. Khususnya, kalangan anak muda Taiwan dalam berkomunikasi sering menggunakan ungkapan kata yang diambil dari pelafalan istilah bahasa asing. Awalnya saya tidak begitu paham, lama-kelamaan saya menjadi terbiasa. Menurut saya hal yang paling tidak terbiasa ketika pertama kali datang ke Taiwan adalah transportasi. Karena jalur mengemudi di Malaysia berada di sebelah kiri, sedangkan Taiwan di sebelah kanan. Sering kali ketika saya menyeberang jalan, melihat ke arah yang berlawanan. Untungnya ada rambu lalu lintas yang jelas sehingga dapat terhindar dari kecelakaan. Alat transportasi di Taipei seperti taksi, bus, dan MRT sangatlah nyaman. Bus juga memiliki jadwal keberangkatan yang teratur, sehingga memudahkan penumpang untuk mengatur waktu wisata keliling Taipei dan menikmati kelezatan kuliner dari berbagai negara. Supermarket dan toko serba guna sangat mudah ditemui, pelayanannya juga ramah, ini adalah salah satu kondisi yang tidak dapat dijumpai di Malaysia. Saya juga sangat terkesan dengan budaya antri masyarakat di Taiwan. Bagi saya, Taiwan bagaikan kampung halaman ke dua. Meskipun banyak media memberitakan kekacauan yang terjadi di Taiwan, namun Taiwan tetap saja menjadi negara tujuan banyak orang.</p><div>&nbsp;</div>]]></description><pubDate>Mon, 10 Dec 2018 03:37:00 GMT</pubDate></item><item><title><![CDATA[E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan - 2018-09]]></title><link>https://niti.taipei/News_Content.aspx?n=0A514F5540CE27BE&amp;s=F325F0E8E9603538</link><description><![CDATA[<img alt="Art editor Img" src="https://www-ws.gov.taipei/Download.ashx?u=LzAwMS9VcGxvYWQvNDgxL2NrZmlsZS8zN2FiYWFmZS02Yzc3LTRkYjYtODNiYS0yM2MzMzgyY2M5YTIuanBn&n=6Zu75a2Q5aCxXzIwMThfOV8zX%2bWNsOWwvOaWh%2beJiC5qcGc%3d&icon=.jpg" style="width: 1181px; height: 2841px;" /><p dir="ltr">September 2018</p><p dir="ltr">Imigran Baru Taipei</p><p dir="ltr">No. 68</p><p dir="ltr">Balai Imigran Baru Taipei (Taipei City New Immigrants&#39; Hall) Mengayomi Rasa Rindu Sahabat Imigran Baru akan Kampung Halaman</p><p dir="ltr">-</p><p dir="ltr">Dinas Urusan Sipil Taipei telah mendirikan Balai Imigran Baru di Nangang dan Wanhua untuk menyediakan beragam layanan dan membantu sahabat imigran baru dalam beradaptasi dengan kehidupan sosial. Selain itu berharap tempat ini bisa memberi ruang hangat bagi mereka sekeluarga. Dekorasi dan penataan ruangan pada balai ini, bernuansa kehangatan keluarga dan berbaur dengan unsur budaya Asia Tenggara. Di sini, Anda akan menemukan berbagai macam koran atau majalah dalam bahasa Mandarin, Inggris, Thailand, Vietnam dan Indonesia. Sahabat imigran baru dan keluarga juga dapat berpartisipasi dalam berbagai kegiatan edukasi maupun interaksi budaya antar sesama penduduk imigran baru asal negara lain. Balai Imigran Baru Wanhua terbagi atas lantai 1,3,4. Sahabat imigran baru dapat mengkonsumsi makanan di lantai 1, untuk lantai 3 dipersiapkan sebagai ruang edukasi dan ruang kelas komputer. Ruang aula di lantai 4, sering dipakai untuk menyelenggarakan berbagai ragam acara, seminar dan pertunjukan pentas seni, menampilkan hasil dari berbagai program kegiatan edukasi. Balai ini juga menyediakan fasilitas ruang bermain anak-anak, area internet, area baca koran dan majalah, serta ruang karaoke. Sedangkan Balai Imigran Baru Nangang terletak di sekitar Stasiun MRT Songshan, sangat mudah terjangkau oleh alat transportasi, selain itu juga memiliki area makan, ruang edukasi dan ruang audio-visual. Balai Imigran Baru selalu menyediakan layanan penerjemah dalam bahasa Vietnam, Indonesia, Thailand dan Inggris, untuk mempermudah para sahabat imigran baru yang ingin berkonsultasi melalui panggilan telepon maupun konsultasi secara langsung di tempat Berbagai bentuk layanan yang disediakan adalah gratis, merupakan salah satu layanan terpadu yang disediakan oleh pihak pemerintah kota Taipei bagi sahabat imigran baru. Layanan ini merupakan bentuk perhatian dan dukungan adanya multikulturalisme untuk sahabat imigran baru. Selamat datang bagi sahabat imigran baru dan masyarakat umum untuk sebaik-baiknya mempergunakan fasilitas yang tersedia pada balai ini.</p><p dir="ltr">Seni Lukis Krest Kreatif dari Beras, Kekayaan Tradisional Vietn</p><p dir="ltr">Artikel/Ruan Shi Fang-hua (Penduduk asal Vietnam)</p><p dir="ltr">Hasil produksi beras di Vietnam terkenal di dunia, tidak hanya jumlah produksinya banyak, nilai ekspor tinggi, harga terjangkau dan kualitas rasanya enak. Kehidupan seharu-hari penduduk Vietnam juga tidak dapat dipisahkan dari beras. Selain dikonsumsi, diolah menjadi berbagai jenis bahan makanan seperti kwetiau dan lainnya, para seniman juga memakainya untuk menciptakan suatu karya seni. Di Taiwan, saya juga sering memperkenalkan &quot;Seni Lukis Beras&quot;, karena masih banyak masyarakat Taiwan yang belum mengenal seni budaya tradisional Vietnam ini. Persiapan awal yang dilakukan untuk membuat &quot;Seni Lukis Beras&quot; cukup banyak. Pertama-tama, kita harus memilih jenis beras yang akan digunakan, kemudian masuk ke tahap pewarnaan beras. Menampilkan beras berwarna tidak dilakukan dengan proses pencelupan warna, melainkan dengan cara menumis beras hingga beras menampilkan perubahan warna agak kecokelatan. Untuk menghasilkan warna cokelat yang sempurna, proses penumisan perlu membutuhkan waktu setengah jam lebih dengan menggunakan api kecil agar tidak hangus. Bila tidak, hasilnya akan berubah jadi &quot;Jipang Beras&quot;. Beras yang ditumis tidak hanya memberi penampilan warna yang unik, namun juga bertujuan agar beras dapat disimpan lebih lama. Sebelum menumis beras, terlebih dulu harus menentukan pola gambar dan dituangkan pada media alas yang digunakan. Biasanya media alas yang digunakan dari bahan kayu, lalu butiran beras ditata rapat dan direkatkan dengan lem resin (#: Sh&ugrave;zhi), hasil akhir lukisan tergantung pada daya kreatifitas masing-masing pembuat. Pada hari libur, saya bersama anak-anak sering membuat karya &quot;Seni Lukis Beras&quot;. Melalui kegiatan pertukaran budaya seperti ini, saya berharap masyarakat Taiwan dapat lebih melihat nilai budaya Vietnam dari sisi unik dan alami.</p><div>&nbsp;</div>]]></description><pubDate>Thu, 11 Oct 2018 07:56:00 GMT</pubDate></item><item><title><![CDATA[E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan - 2018-08]]></title><link>https://niti.taipei/News_Content.aspx?n=0A514F5540CE27BE&amp;s=F8ED9D472EA944AA</link><description><![CDATA[<img alt="Art editor Img" src="https://www-ws.gov.taipei/Download.ashx?u=LzAwMS9VcGxvYWQvNDgxL2NrZmlsZS83ZTQ5NTc4Mi1mZWFjLTQ1OWUtYmRhNS0zNGNmMGZjOTVmOGQuanBn&n=5Y2w5bC8LmpwZw%3d%3d&icon=.jpg" style="width: 1573px; height: 3691px;" /><p dir="ltr">Agustus 2018</p><p dir="ltr">Imigran Baru Taipei</p><p dir="ltr">No. 67</p><p dir="ltr">Pencegahan Penyakit Kronis melalui Pemeriksaan Kesehatan Rutin</p><p dir="ltr">Pemeriksaan kesehatan secara teratur dapat membantu kita memahami perubahan kondisi kesehatan tubuh, serta mampu mendeteksi penyakit secara dini. Sehingga staf medis profesional dapat memberikan layanan perawatan dini, bimbingan dan pengobatan medis. Langkah ini dinilai lebih efektif untuk mencegah dan mengendalikan penyakit kronis.</p><p dir="ltr">Layanan kesehatan bagi usia golongan dewasa sangat mudah dijumpai dan banyak sekali tersedia fasilitas layanan pemeriksaan kesehatan. Warga usia 40-64 tahun yang termasuk dalam kualifikasi tunjangan asuransi kesehatan, cukup dengan membawa kartu asuransi kesehatannya (Jian Pao Ka) datang ke RS atau klinik yang terdaftar sebagai rekanan khusus Asuransi Nasional, maka berhak menerima layanan pemeriksaan kesehatan setiap tiga tahun sekali. Layanan pemeriksaan kesehatan yaitu termasuk pemeriksaan fisik, tinggi badan, berat badan, tekanan darah, BMI, lingkar pinggang, GOT, GPT, glukosa darah, kadar kolesterol, protein urin dan laju filtrasi glomerulus (eGFR) dan tes lainnya. Sekaligus menyediakan layanan konsultasi mengenai langkah menghentikan kebiasaan merokok dan minum alkohol berlebihan, saran untuk mulai olahraga, mengkonsumsi makanan bergizi, cara pencegahan kecelakaan dan menjaga kesehatan mulut. Jangan mengabaikan atau menolak untuk melakukan pemeriksaan dengan alasan tidak ada gejala, gunakanlah kesempatan layanan pemeriksaan kesehatan ini dengan sebaik mungkin.</p><p dir="ltr">Melalui &quot;Info Layanan Perawatan Kesehatan bagi Golongan Dewasa&quot; (https://ikh.tw/tahe/index.asp) dari Dinas Kesehatan yang terangkum dalam data berupa peta, telepon, alamat dan info lainnya, selain itu juga terdapat fitur pencarian lokasi melalui QR Code, menjadikan masyarakat lebih mudah untuk menemukan lokasi RS dan klinik penyedia layanan pemeriksaan kesehatan.</p><p dir="ltr">Berani Menggapai Impian</p><p dir="ltr">Lin You-xi (Penduduk asal Indonesia)</p><p dir="ltr">Lin You-xi dan suaminya menjalani hidup pernikahan di Taiwan selama 13 tahun, pasangan ini telah dikaruniai dua anak. Suaminya bekerja dalam bisnis katering, sedangkan You-xi bekerja sebagai customer service di sebuah perusahaan telekomunikasi, basis utama layanan konsumennya adalah pekerja migran asing.</p><p dir="ltr">Demi membantu sebagian besar pekerja migran yang tidak dapat ijin keluar karena faktor pekerjaan atau kendala bahasa, You-xi juga sering menyempatkan waktu untuk menjadi tenaga penerjemah di kantor pemerintah. Ketika pertama kali datang ke Taiwan, You-xi juga mengalami banyak kendala beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Namun, justru pengalamannya inilah yang membuatnya lebih berempati dan lebih paham terhadap kebutuhan teman-teman pekerja migran, ia juga berharap dapat membantu lebih banyak teman-teman pekerja migran.</p><p dir="ltr">Ketika di Indonesia, persiapan terhadap kemampuan Bahasa Mandarin pada sebagian besar pekerja migran sangat kurang, sehingga ketika pertama kali menginjakkan kaki di Taiwan mereka mengalami kendala dalam komunikasi Bahasa Mandarin maupun Thaiyu. You-xi menyarankan hendaknya majikan dapat memberikan waktu libur untuk pekerja migran dan mengarahkan mereka untuk banyak belajar Bahasa Mandarin. Sehingga teman-teman pekerja migran akan lebih cepat beradaptasi dengan kehidupan di Taiwan</p><p dir="ltr">Meskipun keseharian Lin You-xi sibuk dengan bekerja dan merawat keluarga, tetapi dia masih meluangkan waktu untuk belajar di malam hari. You-xi merasa waktunya setiap hari sangat berharga dan padat aktivitas, sangat berbeda jauh dengan kehidupan ketika dia tinggal di Indonesia.</p><p dir="ltr">Menurut You-xi komunikasi bahasa adalah unsur utama yang paling penting dalam adaptasi kehidupan, sehingga dia selalu giat belajar Bahasa Mandarin dan memanfaatkan usia mudanya untuk menambah lebih banyak pemasukan, agar mampu lebih awal mewujudkan impian keluarga untuk membeli rumah.</p>]]></description><pubDate>Fri, 10 Aug 2018 10:18:00 GMT</pubDate></item><item><title><![CDATA[E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan - 2018-07]]></title><link>https://niti.taipei/News_Content.aspx?n=0A514F5540CE27BE&amp;s=A68BBB6B6DD8E665</link><description><![CDATA[<img alt="Art editor Img" src="https://www-ws.gov.taipei/Download.ashx?u=LzAwMS9VcGxvYWQvNDgxL2NrZmlsZS8zYWJlZWViMC02MGZkLTQzZjktOTA5Mi01YzJkZjc0NjNiY2MuanBn&n=6Zu75a2Q5aCxXzIwMThfN18zX%2bWNsOWwvOaWh%2beJiC5qcGc%3d&icon=.jpg" style="width: 1365px; height: 3145px;" /><p dir="ltr">Imigran Baru Taipei</p><p dir="ltr">Juli 2018</p><p dir="ltr">No. 66</p><p dir="ltr">Tak Pernah Berhenti Belajar, Berani Melangkah Maju</p><p dir="ltr">Perkumpulan Persahabatan Imigran Baru</p><p dir="ltr">Sahabat imigran baru asal Vietnam, Zhong Xiu-er, sejak usia 18 tahun datang ke Taiwan untuk melanjutkan studi. Kemudian, Xiu-er berkenalan dengan sang suami dan akhirnya bersama-sama membangun rumah tangga yang bahagia. Saat ini, Xiu-er telah meraih gelar Sarjana Administrasi Bisnis lulusan Universitas Fujen Taiwan. Sebagian besar warganegara Taiwan masih terlintas kesalahpahaman anggapan terhadap wanita imigran baru, sehingga menye babkan hambatan bagi sahabat imigran baru dalam proses adap</p><p dir="ltr">tasi terhadap kehidupan sosial. Alasan itulah yang membuat Xiu-er semakin berkomitmen untuk mempromosikan budaya Vietnam dan juga semakin giat memperdalam wawasan budaya Taiwan. Melalui langkahnya ini, ia berharap mampu mengurangi stereotip negatif yang disebabkan oleh perbedaan budaya. Selain berhasil meraih lisensi pemandu Wisata Bahasa Vietnam dan tergabung dalam jajaran tim tenaga pengajar Bahasa Vietnam oleh Dinas Pendidikan Taiwan, Xiu-er juga berprofesi sebagai penyiar radio Bahasa Vietnam dalam program acara Rumah Kebahagiaan (X&igrave;nf&uacute; Li&aacute;nhegu&oacute;)) oleh National Education Radio. Pada tahun ke-2 berjalannya program ini (tahun 2015) sempat memenangkan Golden Bell Award kategori Presenter Edukasi Budaya.<br /><br />Tidak hanya sebatas itu saja, demi lebih menggali keahliannya, pada tahun 2018 Xiu-er mengikuti pelatihan &ldquo;Langkah Kreatif Membangun Bisnis E-commerce&quot; yang diadakan oleh Taipei City Vocational Development Institute. Melalui program pelatihan ini, Xiu-er menerapkan ilmunya untuk mempromosikan budaya Vietnam, dengan harapan agar masyarakat lebih memahami budaya Vietnam melalui berbagai sisi pemahaman sekaligus mamph meningkatkan hubungan interaksi. Sehingga menjadikan Taiwan sebagai sebuah &#39;Negara Persatuan Bahagia&#39;, yakni negara bersahabat bagi sahabat imigran baru.</p><p dir="ltr">Rangkul Mimpi Wujudkan Taiwan Baru,</p><p dir="ltr">Grup Tari Oriental Dance Hyun</p><p dir="ltr">Kita banyak menemukan banyak grup tari yang didirikan oleh sahabat imigran baru di Taiwan, namun grup tari dengan standar</p><p dir="ltr">profesional sangat sedikit ditemui. Grup Tari Oriental Dance Artikel/Huang-jin (Penduduk asal Tiongkok) Hyun yang didirikan pada tahun 2010 sangat luar biasa, grup</p><p dir="ltr">tari ini telah meramaikan ribuan pentas pertunjukan di Taiwan, pertunjukan tariannya meliputi tarian Tiongkok, tari Dunhuang, tari suku adat, tari kontemporer, tari populer, tari kreasi dan tari lainnya. Anggota utama dari Grup Tari Oriental Dance Hyun adalah imigran baru asal Tiongkok, Huang Jin berperan sebagai pimpinan grup. Huang-jin sejak kecil belajar menari, demi membantu perekonomian keluarga, ia memilih untuk putus sekolah dan rela meninggalkan gelar pendidikan seni, lalu ia sendirian merantau ke Guandong dan bergabung dengan grup tari profesional demi membantu perekonomian keluarga. Setelah menikah dan tinggal menetap di Taiwan, Huang-jin tidak hanya berprofesi sebagai tenaga pengajar seni tari di sekolah TK, namun di bawah dukungan ayah mertuanya Huang-jin akhirnya mendirikan grup tari dan melatih teman-teman senegara agar siap berprofesi sebagai penari profesional. Mimpi terbesar Huang-jin dan anggotanya yakni berharap suatu hari nanti penampilan mereka dapat ditayangkan di CCTV. Berbekal delapan tahun pengalaman kehidupan di Taiwan, bersama itu pula ia telah membawa nama Grup Tari Oriental Hyun menjadi lebih banyak dikenal masyarakat. Huang-jin sangat berharap suatu saat nanti ia mampu mendapat kesempatan untuk tampil pada acara besar di negara kelahirannya dan semakin dikenal oleh orang Cina sedunia.</p><div>&nbsp;</div>]]></description><pubDate>Tue, 10 Jul 2018 06:47:00 GMT</pubDate></item><item><title><![CDATA[E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan - 2018-06]]></title><link>https://niti.taipei/News_Content.aspx?n=0A514F5540CE27BE&amp;s=5CF3C2EB27C5CF6A</link><description><![CDATA[<img alt="Art editor Img" src="https://www-ws.gov.taipei/Download.ashx?u=LzAwMS9VcGxvYWQvNDgxL2NrZmlsZS8zZDA1Njg0Yy01YWQxLTQ4MTEtYjk1MS0zYTBkNmZkNWY3NDUuanBn&n=6Zu75a2Q5aCxXzIwMThfNl8yX%2bWNsOWwvOaWh%2beJiC5qcGc%3d&icon=.jpg" /><p dir="ltr">Situs Khusus Imigran Baru</p><p dir="ltr">Juni 2018</p><p dir="ltr">No. 65</p><p dir="ltr">Pusat Layanan Imigran Baru (Wilayah Timur)</p><p dir="ltr">Pusat Layanan Ramah Informasi 2018</p><p dir="ltr">Dinas Kesejahteraan Sosial Pemerintah Kota Taipei mengembankan tugas kepada Asosiasi YWCA untuk memberi layanan informasi bagi sahabat imigran baru sekeluarga, khususnya yang tinggal di distrik Neihu, Songshan, dan Nangang. Layanan informasi ini berupa saran, kunjungan keluarga, dan program dukungan keluarga imigran baru. Tahun ini, Asosiasi YWCA merencanakan program kegiatan rekreasi keluarga petik stroberi, seminar kewirausahaan, pembinaan tenaga relawan, pijat aromaterapi, perkumpulan persahabatan dan kegiatan lainnya. Program lokakarya &quot;Siap Jadi Pembicara Ahli&quot; memandu imigran baru dalam penyusunan perencanaan materi dan teknik penyampaian materi dalam format PPT, serta memberi kesempatan sahabat imigran baru untuk berperan sebagai guru pembicara. Selain itu, sahabat imigran baru juga diundang untuk berpartisipasi dalam kelas bertema &quot;Terampil Berkomunikasi&quot;, agar lebih mampu memahami jati diri pribadi dalam hubungan interaksi dengan orang lain. Anda dapat mengunjungi Pusat Layanan Ramah Informasi ini di alamat No.19, Aly. 83, Lane 189, Sec. 3, Kangning Rd., Taipei; Lantai 1] . Jangan lewatkan untuk mengikuti berbagai program kegiatan menarik yang akan diselenggarakan!</p><p dir="ltr">Temukan Dunia Baru melalui Tari</p><p dir="ltr">Artikel/ Zhou Qing-hua (Penduduk asal Hubei-Tiongkok)</p><p dir="ltr">Saya menjalin kasih dengan suami saya di Guangdong sejak 16 tahun yang lalu, akhirnya kami menikah dan menetap di Taiwan. Saat itu, saya masih merasa asing dengan Taiwan, sehingga seharian tinggal di rumah menjaga anak. Setelah beberapa lama, saya mulai berpartisipasi dalam berbagai kursus untuk imigran baru yang diselenggarakan oleh Kantor Distrik, sejak saat itu kehidupan saya berubah lebih menarik. Karena mengikuti kelas tari, beberapa siswa bergabung membentuk grup tari dan kami berlatih bersama. Karena saya selalu membawa anak ketika berlatih menari, membuat anak saya juga jatuh cinta dengan menari. Kemudian, kami mendirikan grup tari &quot;Feiyang Dance&quot; dan sedangkan putri kami membentuk grup tari &quot;Happy Girls&quot;. Kami sering diundang untuk tampil di berbagai kota, sehingga membuat saya menjadi lebih banyak mengenal Taiwan. Seperti belum lama ini, pada acara pengiringan Dewi Mazu di Tainan, 6 anggota grup tari kami harus berangkat pukul 2 pagi dengan mengendarai Taxi karena kami harus sampai di Tainan pukul 6 pagi.Pada enam anggota tim kami pergi pada jam 2 sore dan naik taksi untuk mencapai Tainan pada pukul 6 pagi, untuk menyajikan pertunjukan Tari Bodhisatva Seribu Tangan. Saya merasa sangat beruntung dapat berpartisipasi dalam rangkaian upacara kepercayaan yang sangat besar di Taiwan. Anggota kelompok tari kami terdiri atas 30 anggota, kami berlatih seminggu dua kali di Wanhua New Immigrants&rsquo;Hall. Grup tari kami semakin profesional dan tawaran pentas juga semakin banyak. Bagi saya, menari bukan hanya sekedar hobi, namun juga menjadi sebuah pekerjaan.</p><div>&nbsp;</div>]]></description><pubDate>Fri, 08 Jun 2018 00:00:00 GMT</pubDate></item><item><title><![CDATA[E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan - 2018-05]]></title><link>https://niti.taipei/News_Content.aspx?n=0A514F5540CE27BE&amp;s=45E9160CB8C45D11</link><description><![CDATA[<img alt="10705_I" src="https://www-ws.gov.taipei/Download.ashx?u=LzAwMS9VcGxvYWQvNDc5L2NrZmlsZS84MDlmY2M3My1mNjVhLTRjNDQtOGQyMi1jMjhkZTQwMWIzNDkuanBn&n=6Zu75a2Q5aCxXzIwMThfNV%2fljbDlsLzmlofniYguanBn&icon=.jpg" /><p dir="ltr">Tabel Program Kelas 2018 bagi Imigran Baru oleh Tiap Kantor Distrik/Kecamatan Taipei</p><p dir="ltr">Dalam rangka meningkatkan kemampuan imigran baru dalam beradaptasi, serta berintegrasi dengan lingkungan dan adat istiadat budaya Taiwan, Dinas Urusan Sipil Pemkot Taipei sejak tahun 2000 telah mengadakan berbagai kelas pembinaan bagi imigran baru. Program pembinaan meliputi kelas pelatihan bahasa, kerajinan seni, kultur kebudayaan, info kesehatan, pengenalan peraturan kewarganegaraan, tunjangan sosial, kesempatan pendidikan dan pekerjaan. Demi mewujudkan keragaman budaya, sejak tahun 2004 Dinas Urusan Sipil juga membuka kelas bahasa (Bahasa Vietnam, Bahasa Indonesia, Bahasa Thailand) dan pengenalan budaya dari berbagai negara Asia Tenggara yang ditujukan untuk anggota keluarga imigran baru. Diharapkan melalui pengenalan bahasa dan budaya, dapat mewujudkan saling pengertian antara masyarakat Taiwan dan imigran baru. Selain itu, demi terwujud sinkronisasi antara budaya dan industri lokal, pemerintah juga merencanakan beragam program kelas, seperti kelas tata rias pengantin di Distrik Zhongshan, kelas kerajinan tangan di Distrik Datong, kelas kerajinan kain perca di Distrik Wanhua, kelas ukulele di Distrik Neihu, dan kelas paduan suara di Distrik Xinyi, yang diharapkan mampu membantu imigran baru lebih memahami karakteristik masyarakat sosial setempat, berintegrasi dengan industri lokal dan meningkatkan keterampilan mereka.</p><p dir="ltr">(Tabel Program Kelas 2018 bagi Imigran Baru oleh Tiap Kantor Distrik/Kecamatan Taipei Jenis Program Nomor Distrik/Kecamatan Jenis Kelas)<br />&nbsp;</p><p dir="ltr">Grup Tari JW</p><p dir="ltr">Artikel & foto/Guo Wen-ying (Penduduk asal Tiongkok)</p><p dir="ltr">Saya bekerja sebagai peneliti pada sebuah rumah sakit di Beijing, kemudian meran</p><p dir="ltr">FASHION tau ke Amerika untuk belajar, dilanjut menikah dan melahirkan anak. Sejak dari Amerika, saya merantau ke Taiwan dan telah tinggal menetap selama 20 tahun. Semenjak 20 tahun lalu menikah dengan sang suami, kami tinggal menetap di Taiwan sudah hampir 20 tahun. Dua puluh tahun yang lalu, kondisi kehidupan sosial lebih konservatif, tidak terlalu banyak imigran baru yang datang. Bagi saya sangat susah mencari pekerjaan karena kendala bahasa, sehingga saya hanya mengurus anak-anak di rumah. Saat anak-anak duduk di bangku kelas 3 dan sekolah sehari penuh, saya baru memiliki kesempatan belajar. Melalui kelas Bahasa Thaiyu dan kelas seni tari yang diselenggarakan oleh Kantor Distrik setempat, saya mulai bertemu banyak sahabat imigran baru. Pada tahun 2014, peserta kelas seni tari diundang untuk pentas, sangat di luar dugaan kami mendapat sambutan yang meriah. Oleh karena itu, kami memutuskan untuk membentuk suatu grup tari. Grup tari kami bernama JW, singkatan dari Joyful Wing, kami berharap para anggota grup tari dapat menemukan kebahagiaan melalui tarian di tengah-tengah kesibukan hidup mereka. Saat ini grup kami terdiri atas 12 anggota, ada pula beberapa anggota yang tidak dapat berlatih setiap minggu karena dilarang oleh keluarga. Terhadap anggota yang tidak bisa berlatih tiap minggu, saya harus memadukan waktu luang mereka untuk berlatih bersama. Hal ini saya lakukan agar kami mampu menyajikan penampilan yang terbaik pada setiap kali pentas. Kami menampilkan tarian modern, tradisional, tari perut dan tari India. Pada saat ajang Taipei Universiade 2017 berlangsung, kami menampilkan tarian Vietnam. Grup tari kami juga mendapat kehormatan diundang untuk tampil kota Chongqing, Sichuan-Tiongkok. Saat itu pihak penyelenggara tidak menyetujui penampilan tari perut handalan kami, mereka meminta kami untuk menari tarian suku aborigin Taiwan. Untungnya, ada salah satu anggota kami yang berdarah keturunan suku aborigin Taiwan. Meskipun kami harus berlatih dan menghafal koreografi baru dalam waktu singkat, namun akhirnya kami berhasil tampil memukau. Pada setiap kali pentas sering menemui keadaan darurat, jika ada seorang anggota yang terlambat datang, maka kami harus segera menyesuaikan perubahan formasi tari, hal ini sangat menguji kemampuan saya untuk beradaptasi dengan cepat. Memimpin rombongan tari dengan 10 anggota lebih, juga telah melatih saya untuk belajar lebih komunikatif dan membuat saya semakin dewasa.</p><div>&nbsp;</div><div>&nbsp;</div>]]></description><pubDate>Thu, 10 May 2018 03:13:00 GMT</pubDate></item><item><title><![CDATA[E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan - 2018-04]]></title><link>https://niti.taipei/News_Content.aspx?n=0A514F5540CE27BE&amp;s=89DC045108184B65</link><description><![CDATA[<img alt="Art editor Img" src="https://www-ws.gov.taipei/Download.ashx?u=LzAwMS9VcGxvYWQvNDc4L2NrZmlsZS9mMzA2MmQxYy02ZmM2LTQ4MTktOThmNy1lNTAzNzZiMTAwYmQuanBn&n=MTAyMTY0XzA0MDU2My5qcGc%3d&icon=.jpg" /><p dir="ltr">Imigran Baru Taipei</p><p dir="ltr">No. 63</p><p dir="ltr">Sahabat Imigran Baru Belajar Bahasa Mandarin Pendidikan Tingkat Dasar 2018 (Gol. Dewasa) &ndash; Kota Taipei</p><p dir="ltr">Foto & Artikel/ Dinas Pendidikan Taipei</p><p dir="ltr">Awalnya pendidikan tingkat dasar (golongan dewasa) diadakan untuk mengurangi tingkat buta huruf penduduk Taiwan. Namun, demi membantu imigran baru maupun pasangan asing di Taiwan lebih mudah beradaptasi dengan kehidupan sosial, Dinas Pendidikan membuka program pendidikan yang dikhususkan untuk imigran baru. Semakin banyak sahabat imigran baru maupun pasangan asing dari Tiongkok, Vietnam, Indonesia, Thailand, Myanmar yang mengikuti program pendidikan ini, karena program ini dirasa sangat membantu mereka memperdalam Bahasa Mandarin dan beradaptasi dalam kehidupan sosial di Taiwan. Para guru menggunakan modul pelajaran yang diterbitkan oleh Departemen Pendidikan, dalam modul meliputi materi tambahan bertema ragam budaya, edukasi parenting dan produk makanan sehat. Beberapa siswa datang bersama pasangan atau anak, secara tidak langsung proses belajar sekaligus bisa meningkatkan kedekatan dalam hubungan kekeluargaan. Melalui sistem pengajaran materi lebih beragam, seperti lirik lagu, puisi, permainan kosakata bersambung, menjadikan proses belajar semakin menarik. Sahabat imigran baru memulai pelajaran dengan belajar Bopomofo, sehingga nantinya mereka bisa membaca buku atau koran, serta informasi tentang penggunaan fasilitas transportasi umum. Pada tahun 2018, Dinas Pendidikan kota Taipei membuka jalur program pendidikan ini di berbagai sekolah dasar, yakni SD Jiuzhuang, SD Bihu, SD Wenhu, SD Donghu, SD Kangning, SD Xinhu, SD Minquan, SD Sanxing, SD Yongji, SD Longshan, SD Huajiang, SD Jilin, SD Dazhi, Taipei Mandarin Experimental Elementary School, SD Xingde, SD Wanfu, SD Zhishan, SD Shilin, SD Hulu, SD Pingdeng, SMP Shilin, SD Linong, SMP Beitou, dan 24 sekolah lainnya. Bagi sahabat imigran baru dapat mempergunakan kesempatan ini untuk memperdalam pengetahuan.</p><p dir="ltr">VIT Dance Group</p><p dir="ltr">Foto & Artikel/Ma Ji-zhen (Penduduk asal Thailand)</p><p dir="ltr">Sebagian besar personil dari suatu grup pertunjukan seni yakni berasal dari satu kewarganegaraan, sebaliknya personil dari &ldquo;VIT Dance Group&quot; terdiri atas sahabat imigran baru yang berasal dari beberapa negara yang berbeda. Pada perayaan Hari Ulang Tahun Negara Taiwan 2015, saya bersama beberapa sahabat imigran baru dari Vietnam, Indonesia, dan Thailand diundang untuk tampil pentas pada berbagai wilayah distrik, lalu muncul ide dari kami untuk menamai grup ini dengan sebutan &quot;Thaiyou Inyue&quot; (arti : memiliki bakat musikal), nama dalam Bahasa Inggris yakni&ldquo;VIT Dance Group&quot;. Pada pertunjukan pertama kali, kami mendapat sambutan meriah, alhasil kami resmi membentuk grup</p><p dir="ltr">tari ini dan menentukan waktu rutin untuk berlatih bersama. Karena personil dari grup tari ini berasal dari negara yang berbeda, maka kami mempelajari tarian tradisional dari masing-masing negara. Oleh karena itu, membuat saya lebih mengenal berbagai karakteristik tarian dari negara lain. Saat ini kami lebih banyak berlatih tarian Thailand dan Vietnam. Untuk persiapan pentas, kami harus mempersiapkan bermacam kostum tari dari berbagai negara. Bila membeli kostum tari di Taiwan sangatlah mahal, oleh karenanya terkadang kami harus menjahitkan sendiri, atau harus membelinya di negara asal kami. Selain itu, kami harus membelikan pesanan kostum untuk personil lain agar seragam, sehingga pertunjukan kami akan semakin lebih menarik. Grup tari yang terdiri atas 10 orang lebih ini, menggunakan hari Sabtu untuk berlatih, beberapa dari kami juga mengajak anak-anak kami untuk bersama-sama berlatih menari. Saya juga sering membawa putri saya yang berumur 11 tahun, saat ini dia adalah personil termuda dari grup &ldquo;VIT Dance Group&quot;. Nenek moyang saya berasal dari perbatasan Cina, saya lahir di Myanmar dan besar di Thailand. Setelah saya menikah, saya menetap di Taiwan bersama suami. Saya merasa sangat bahagia bisa memiliki kesempatan belajar bersama di grup tari ini.</p><div>&nbsp;</div>]]></description><pubDate>Thu, 10 May 2018 02:31:00 GMT</pubDate></item><item><title><![CDATA[E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan - 2018-03]]></title><link>https://niti.taipei/News_Content.aspx?n=0A514F5540CE27BE&amp;s=0865919971F7CE29</link><description><![CDATA[<img alt="Art editor Img" src="https://www-ws.gov.taipei/Download.ashx?u=LzAwMS9VcGxvYWQvNDc4L2NrZmlsZS80N2JlMDJiNy0xOTljLTRjNjEtYjViZi1hMGY0YzA1ZDRhZWYuanBn&n=My5qcGc%3d&icon=.jpg" style="width: 1024px; height: 2407px;" /><p dir="ltr">Imigran Baru Taipei</p><p dir="ltr">No.62</p><p dir="ltr"><strong>Pameran &ldquo;Dream!Walking In West Taipei&rdquo;, Rona Masa Lampau Wanhua</strong></p><p dir="ltr">Artikel&foto/Dinas Kebudayaan Taipei</p><p dir="ltr">10.30 WED</p><p dir="ltr">Wilayah kota Taipei yang disebut dengan &quot;West Taipei&quot; yakni distrik Wanhua. Awalnya, Wanhua bernama &ldquo;Mengxia&quot;, wilayah ini juga merupakan awal titik mula perkembangan kota Taipei. Melalui dokumen sejarah yan ditampilkan dalam pameran ini, masyarakat dapat memahami jejak perkembangan sejarah dan budaya Wanhua. Keadaan sejarah yang dimulai sejak kebangkitan Dinasti Qing, integrasi &quot;Jalan 3 Kota&quot; pada masa pendudukan Jepang, munculnya Ximending, masa setelah akhir Perang Dunia Il dengan kondisi ekonomi perdagangan yang tidak stabil, hingga rencana pembangunan Wanhua pada masa kini. Selain tema pameran utama, Museum Literatur Taipei (Taipei Museum of Literature) juga merencanakan serangkaian kegiatan pendidikan yang memadukan unsur tradisional dan modern, untuk membawa masyarakat agar lebih memahami awal mula sejarah perkembangan kota Taipei wilayah Barat. Jangan lewatkan untuk ikut berpartisipasi.</p><p dir="ltr">&bull;Waktu : saat ini s/d 31 Oktober, Selasa-Minggu (pukul 10:00-17:00)<br />&bull;Lokasi : Bopiliao Historic Block</p><p dir="ltr">(Taipei, Wanhua dist., Kangding Rd., 173 Ln., No 33-39)<br />&bull;Gratis<br />&bull; Telepon : 02-2311-5355 ext. 18<br />&bull;Facebook: https://www.facebook.com/dwiwt2017</p><p dir="ltr"><br /><br />Artikel&foto/ Zhao Wen-lin<br /><strong>Perkumpulan Nanyang, Persauda-raan antar Sahabat Imigran Baru</strong></p><p dir="ltr">Sepuluh tahun yang lalu saya datang ke Taiwan bekerja sebagai tenaga perawat lansia, pekerjaan ini sangat berat dan saya merasa selalu ridu kampung halaman. Kemudian, saya bertemu dengan sahabat-sahabat Vietnam yang datang ke Taiwan dengan latar belakang bekerja maupun menikah. Kami semua adalah sama, datang ke Taiwan untuk mengadu nasib. Ketika berkumpul bersama teman-teman lalu berbincang dengan Bahasa Vietnam, membuat perasaan saya merasa gembira dan mengobati rasa rindu saya pada kampung halaman. Kelompok kami terdiri atas 10 orang lebih, masing-masing memiliki bakat</p><p dir="ltr">menari dan suka ajang pentas, oleh karenaya kami mendirikan perkumpulan yang dinamai Perkumpulan Nanyang. Kami menggunakan hari Minggu untuk berkumpul dan berlatih menari bersama. Selain menciptakan kreasi gerak tari sendiri, kami juga mendesain sendiri kostum dan asesoris yang akan dipakai saat pentas. Ketika melihat kostum buatan kami sudah jadi dan memakainya saat pentas, membuat kami merasa bangga, cantik dan penuh rona percaya diri. Sejak berdiri selama lima tahun, kami sering diundang untuk pentas tarian tradisional Vietnam di berbagai wilayah Taiwan. Kami juga melakukan pentas khusus ke panti jompo untuk menghibur kaum lansia. Tiga tahun yang lalu saya menikah di Taiwan, atas dukungan suami akhirnya saya membuka kedai makan Vietnam. Saya sengaja menyewa tempat yang terdapat taman kecil di halaman belakang, sehingga anggota kelompok kami memiliki area untuk berlatih menari. Tahun ini jumlah anggota dari Perkumpulan Nanyang bertambah menjadi 25 orang, halaman luar kedai makan terpampang besar papan foto anggota Perkumpulan Nanyang, membuat anggota kami sangat senang. Dengan adanya Perkumpulan Nanyang ini, saudara-saudara Vietnam seperjuangan dapat saling membantu dan memberi semangat untuk sama-sama berkembang dalam menggapai masa depan yang gemilang</p><div>&nbsp;</div><ul><li><a class="fancybox-buttons" rel="fancybox-thumb" title="3" href="https://www-ws.gov.taipei/001/Upload/481/relpic/22992/7662894/01b04c3c-70f0-460f-b1b1-4a2f2b639a3b.jpg"><img src="https://www-ws.gov.taipei/001/Upload/481/relpic/22992/7662894/01b04c3c-70f0-460f-b1b1-4a2f2b639a3b@80x60.jpg" border="0" alt="3" /></a></li></ul>]]></description><pubDate>Sat, 21 Apr 2018 12:38:00 GMT</pubDate></item><item><title><![CDATA[E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan - 2018-02]]></title><link>https://niti.taipei/News_Content.aspx?n=0A514F5540CE27BE&amp;s=60EBB235FBAF7919</link><description><![CDATA[<img alt="Art editor Img" src="https://www-ws.gov.taipei/Download.ashx?u=LzAwMS9VcGxvYWQvNDc4L2NrZmlsZS8wOWRkMzA4NS0zNDBiLTRmYjAtOGVjMi00ZDg0NWVjYjNmYmUuanBn&n=Mi5qcGc%3d&icon=.jpg" /><p dir="ltr">Imigran Baru Taipei</p><p dir="ltr">No.61 de generento</p><p dir="ltr">Februari 2018</p><p dir="ltr">Kebahagian Goco dalam Festival Lentera Taipei 2018</p><p dir="ltr">Artikel/ Dinas Informasi dan Pariwisata Taipei</p><p dir="ltr">Festival lentera di Taipei akan berlangsung mulai 24 Februari hingga 4 Maret, berdasarkan kalender Cina tahun ini merupakan tahun shio kambing. Pusat area festival lentera ini dimulai dari halaman utama Beimen, berpadu dengan sejarah lokasi setempat dan karakter humanistik. Lampu lentera dalam pameran ini ditampilkan dengan berbagai macam tema, pengunjung dapat berjalan santai sambil menikmati keindahannya. Bila dilihat dari atas, keseluruhan area pameran berbentuk seperti seekor anjing kecil yang lucu.</p><p dir="ltr">Pengunjung dapat mengunjungi festival ini dimulai dari stasiun MRT Ximen, lalu pada area panggung dapat menyaksikan pertunjukan dan berbagai bentuk lentera. Dilanjut mengikuti sepanjang jalan Zhonghua (sec. 1), pengunjung dapat menikmati berbagai hasil karya seniman Taiwan dan lampu lampion. Lalu, pengunjung bisa menuju ke arah area pameran yang ada di Beimen dan melihat lentera utama &ldquo;Anjing Ajaib&quot;, selain itu pengunjung dapat melihat video proyektor sejarah Taipei dan show sinar lampu. Bila pengunjung berjalan menuju ke arah Futai Street Mansion, akan sampai pada zona teka-teki dan zona lentera pelajar. Bagi pengunjung yang berada di zona lentera doa dapat menulis kartu permohonan doa di tahun baru, selain itu juga dapat melihat berbagai karya seni lentera dari berbagai macam negara.</p>&nbsp;<p dir="ltr">Ketika berbagai variasi lampu lentera menyala di tengah gelapnya malam, wilayah barat kota Taipei mulai memancarkan cahaya menerangi wilayah sekitarnya. Mari kita bersama-sama saling memberi pencahayaan bagi kehidupan masing-masing. Bersama-sama mencapai kebahagiaan di tahun 2018!<br /><br />Gema Angklung</p><p dir="ltr">Artikel/Shi Lu-in (penduduk asal Indonesia)</p><p dir="ltr">Beberapa tahun yang lalu, saya mengikuti acara kebudayaan yang diadakan oleh KDEI Taipei dan dari acara tersebut saya memiliki angklung pertama saya.</p><p dir="ltr">Angklung merupakan alat musik tradisional Indonesia yang terbuat dari bambu. Tiap angkung memiliki satu nada. Oleh karenanya, setiap pemain angklung dalam satu grup memegang angklung dengan nada yang berbeda. Saya belajar cara sederhana bermain angklung dari seorang guru yang hadir pada acara tersebut, siswa peserta dalam acara tersebut bergegas tukar-menukar angklung dengan para pengunjung, dengan tujuan agar mereka dapat mengumpulkan seperangkat angklung dengan nada yang lengkap.</p>&nbsp;<p dir="ltr">Pertunjukan pentas seni dari imigran baru sebagian besar yakni menyanyi dan menari. Pada suatu kali, saya mendapat tawaran untuk menampilkan pertunjukan angklung, saya segera mengumpulkan teman-teman dan anak-anak untuk berlatih memainkan angklung. Saya tak pernah berhenti berlatih, mulai dari mencari lagu, membaca not balok sederhana, belajar ketukan birama, semuanya dimulai dari irama yang awalnya terdengar asing hingga terasa akrab. Pertunjukan di atas panggung saya awali dengan penuh gairah semangat dan perasaan canggung. Tak mengira pertunjukan kami mendapat sambutan hangat dari penonton, setelah itu tawaran pentas pun tak pernah surut.</p><p dir="ltr">Akhirnya kami sekelompok imigran baru asal Indonesia membentuk grup musik yang dinamai &quot;Gema Angklung&quot;.</p><p dir="ltr">Setiap angklung hanya memiliki satu nada, sehingga setiap pemain harus benar-benar memperhatikan arahan aba-aba sang dirigen agar dapat melantunkan irama musik yang sempurna.</p>&nbsp;<p dir="ltr">Anggota dari grup musik kami terutama adalah para ibu, ada yang berprofesi penuh sebagai ibu rumah tangga, kerja kantoran, guru bahasa, guru kerajinan simpul Cina, dan lainnya. Hari biasa sibuk dengan bekerja, sekolah atau merawat anak, waktu kami sangat padat dengan aktivitas. Namun, anggota grup musik kami tak pernah pamrih menyisihkan waktu bersama keluarga untuk berkumpul dan berlatih angklung bersama. Melalui lantunan irama musik angklung, kami ingin membawa kebahagiaan bagi orang banyak dan berharap agar masyarakat Taiwan lebih mengenal keindahan budaya Indonesia, selain itu kami ingin mewariskan budaya Indonesia untuk generasi berikutnya.</p>&nbsp;<div>&nbsp;</div><ul><li><a class="fancybox-buttons" rel="fancybox-thumb" title="2" href="https://www-ws.gov.taipei/001/Upload/481/relpic/22992/7662893/7cf7636c-8dd5-4a4d-be49-dbe665124f97.jpg"><img src="https://www-ws.gov.taipei/001/Upload/481/relpic/22992/7662893/7cf7636c-8dd5-4a4d-be49-dbe665124f97@80x60.jpg" border="0" alt="2" /></a></li></ul>]]></description><pubDate>Sat, 21 Apr 2018 12:38:00 GMT</pubDate></item><item><title><![CDATA[E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan - 2018-01]]></title><link>https://niti.taipei/https://www-ws.gov.taipei</link><description><![CDATA[<ul><li><a href="https://www-ws.gov.taipei/Download.ashx?u=LzAwMS9VcGxvYWQvNDgxL3JlbGZpbGUvMjI5OTIvNzY0OTc5NC84MTE3MTY0NDI3NzEuanBn&n=ODExNzE2NDQyNzcxLmpwZw%3d%3d&icon=..jpg" TARGET="_blank" title="E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan - 2018-01">811716442771.jpg</a></li></ul>]]></description><pubDate>Tue, 16 Jan 2018 16:00:00 GMT</pubDate></item><item><title><![CDATA[E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan - 2017-12]]></title><link>https://niti.taipei/https://www-ws.gov.taipei</link><description><![CDATA[<ul><li><a href="https://www-ws.gov.taipei/Download.ashx?u=LzAwMS9VcGxvYWQvNDgxL3JlbGZpbGUvMjI5OTIvNzY0OTc5My83MTI5MTIyMTA3MS5qcGc%3d&n=NzEyOTEyMjEwNzEuanBn&icon=..jpg" TARGET="_blank" title="E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan - 2017-12">71291221071.jpg</a></li></ul>]]></description><pubDate>Fri, 08 Dec 2017 16:00:00 GMT</pubDate></item><item><title><![CDATA[E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan - 2017-11]]></title><link>https://niti.taipei/https://www-ws.gov.taipei</link><description><![CDATA[<ul><li><a href="https://www-ws.gov.taipei/Download.ashx?u=LzAwMS9VcGxvYWQvNDgxL3JlbGZpbGUvMjI5OTIvNzY0OTc5Mi83MTExNTIxNTkzNzEuanBn&n=NzExMTUyMTU5MzcxLmpwZw%3d%3d&icon=..jpg" TARGET="_blank" title="E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan - 2017-11">711152159371.jpg</a></li></ul><ul><li><a class="fancybox-buttons" rel="fancybox-thumb" title="711109154953" href="https://www-ws.gov.taipei/001/Upload/481/relpic/22992/7649792/711109154953.jpg"><img src="https://www-ws.gov.taipei/001/Upload/481/relpic/22992/7649792/711109154953@80x60.jpg" border="0" alt="711109154953" /></a></li></ul>]]></description><pubDate>Thu, 09 Nov 2017 16:00:00 GMT</pubDate></item><item><title><![CDATA[E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan - 2017-10]]></title><link>https://niti.taipei/https://www-ws.gov.taipei</link><description><![CDATA[<ul><li><a href="https://www-ws.gov.taipei/Download.ashx?u=LzAwMS9VcGxvYWQvNDgxL3JlbGZpbGUvMjI5OTIvNzY0OTc5MS83MTA2MTQxMTU1NzEuanBn&n=NzEwNjE0MTE1NTcxLmpwZw%3d%3d&icon=..jpg" TARGET="_blank" title="E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan - 2017-10">710614115571.jpg</a></li></ul>]]></description><pubDate>Thu, 05 Oct 2017 16:00:00 GMT</pubDate></item><item><title><![CDATA[E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan - 2017-09]]></title><link>https://niti.taipei/https://www-ws.gov.taipei</link><description><![CDATA[<ul><li><a href="https://www-ws.gov.taipei/Download.ashx?u=LzAwMS9VcGxvYWQvNDgxL3JlbGZpbGUvMjI5OTIvNzY0OTc5MC83OTgxNzIyNTA3MS5qcGc%3d&n=Nzk4MTcyMjUwNzEuanBn&icon=..jpg" TARGET="_blank" title="E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan - 2017-09">79817225071.jpg</a></li></ul>]]></description><pubDate>Thu, 07 Sep 2017 16:00:00 GMT</pubDate></item><item><title><![CDATA[E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan - 2017-08]]></title><link>https://niti.taipei/https://www-ws.gov.taipei</link><description><![CDATA[<ul><li><a href="https://www-ws.gov.taipei/Download.ashx?u=LzAwMS9VcGxvYWQvNDgxL3JlbGZpbGUvMjI5OTIvNzY0OTc4OS83ODExMTYxNTMwNzEuanBn&n=NzgxMTE2MTUzMDcxLmpwZw%3d%3d&icon=..jpg" TARGET="_blank" title="E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan - 2017-08">781116153071.jpg</a></li></ul>]]></description><pubDate>Wed, 09 Aug 2017 16:00:00 GMT</pubDate></item><item><title><![CDATA[E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan - 2017-07]]></title><link>https://niti.taipei/https://www-ws.gov.taipei</link><description><![CDATA[<ul><li><a href="https://www-ws.gov.taipei/Download.ashx?u=LzAwMS9VcGxvYWQvNDgxL3JlbGZpbGUvMjI5OTIvNzY0OTc4OC83NzExODI2NDQ3MS5qcGc%3d&n=NzcxMTgyNjQ0NzEuanBn&icon=..jpg" TARGET="_blank" title="E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan - 2017-07">77118264471.jpg</a></li></ul>]]></description><pubDate>Sun, 09 Jul 2017 16:00:00 GMT</pubDate></item><item><title><![CDATA[E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan - 2017-06]]></title><link>https://niti.taipei/https://www-ws.gov.taipei</link><description><![CDATA[<ul><li><a href="https://www-ws.gov.taipei/Download.ashx?u=LzAwMS9VcGxvYWQvNDgxL3JlbGZpbGUvMjI5OTIvNzY0OTc4Ny83NjEyMTAxMDk3MS5qcGc%3d&n=NzYxMjEwMTA5NzEuanBn&icon=..jpg" TARGET="_blank" title="E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan - 2017-06">76121010971.jpg</a></li></ul>]]></description><pubDate>Thu, 08 Jun 2017 16:00:00 GMT</pubDate></item><item><title><![CDATA[E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan - 2017-05]]></title><link>https://niti.taipei/https://www-ws.gov.taipei</link><description><![CDATA[<ul><li><a href="https://www-ws.gov.taipei/Download.ashx?u=LzAwMS9VcGxvYWQvNDgxL3JlbGZpbGUvMjI5OTIvNzY0OTc4Ni83NTEwOTQ5OTcxLmpwZw%3d%3d&n=NzUxMDk0OTk3MS5qcGc%3d&icon=..jpg" TARGET="_blank" title="E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan - 2017-05">7510949971.jpg</a></li></ul>]]></description><pubDate>Tue, 09 May 2017 16:00:00 GMT</pubDate></item><item><title><![CDATA[E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan - 2017-04]]></title><link>https://niti.taipei/https://www-ws.gov.taipei</link><description><![CDATA[<ul><li><a href="https://www-ws.gov.taipei/Download.ashx?u=LzAwMS9VcGxvYWQvNDgxL3JlbGZpbGUvMjI5OTIvNzY0OTc4NS83NDEwMTA1MDIuanBn&n=NzQxMDEwNTAyLmpwZw%3d%3d&icon=..jpg" TARGET="_blank" title="E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan - 2017-04">741010502.jpg</a></li></ul>]]></description><pubDate>Sun, 09 Apr 2017 16:00:00 GMT</pubDate></item><item><title><![CDATA[E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan - 2017-03]]></title><link>https://niti.taipei/https://www-ws.gov.taipei</link><description><![CDATA[<ul><li><a href="https://www-ws.gov.taipei/Download.ashx?u=LzAwMS9VcGxvYWQvNDgxL3JlbGZpbGUvMjI5OTIvNzY0OTc4NC83MzEwMTUxNTMyNzEuanBn&n=NzMxMDE1MTUzMjcxLmpwZw%3d%3d&icon=..jpg" TARGET="_blank" title="E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan - 2017-03">731015153271.jpg</a></li></ul>]]></description><pubDate>Thu, 09 Mar 2017 16:00:00 GMT</pubDate></item><item><title><![CDATA[E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan - 2017-02]]></title><link>https://niti.taipei/https://www-ws.gov.taipei</link><description><![CDATA[<ul><li><a href="https://www-ws.gov.taipei/Download.ashx?u=LzAwMS9VcGxvYWQvNDgxL3JlbGZpbGUvMjI5OTIvNzY0OTc4My83MjEwMTAxMTg3MS5qcGc%3d&n=NzIxMDEwMTE4NzEuanBn&icon=..jpg" TARGET="_blank" title="E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan - 2017-02">72101011871.jpg</a></li></ul>]]></description><pubDate>Thu, 09 Feb 2017 16:00:00 GMT</pubDate></item><item><title><![CDATA[E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan - 2017-01]]></title><link>https://niti.taipei/https://www-ws.gov.taipei</link><description><![CDATA[<ul><li><a href="https://www-ws.gov.taipei/Download.ashx?u=LzAwMS9VcGxvYWQvNDgxL3JlbGZpbGUvMjI5OTIvNzY0OTc4Mi83MTEwMjI0NTUwNzEuanBn&n=NzExMDIyNDU1MDcxLmpwZw%3d%3d&icon=..jpg" TARGET="_blank" title="E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan - 2017-01">711022455071.jpg</a></li></ul>]]></description><pubDate>Mon, 09 Jan 2017 16:00:00 GMT</pubDate></item><item><title><![CDATA[E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan - 2016-12]]></title><link>https://niti.taipei/https://www-ws.gov.taipei</link><description><![CDATA[<ul><li><a href="https://www-ws.gov.taipei/Download.ashx?u=LzAwMS9VcGxvYWQvNDgxL3JlbGZpbGUvMjI5OTIvNzY0OTc4MS82MTI5MTQzMTA3MS5qcGc%3d&n=NjEyOTE0MzEwNzEuanBn&icon=..jpg" TARGET="_blank" title="E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan - 2016-12">61291431071.jpg</a></li></ul>]]></description><pubDate>Thu, 08 Dec 2016 16:00:00 GMT</pubDate></item><item><title><![CDATA[E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan - 2016-11]]></title><link>https://niti.taipei/https://www-ws.gov.taipei</link><description><![CDATA[<ul><li><a href="https://www-ws.gov.taipei/Download.ashx?u=LzAwMS9VcGxvYWQvNDgxL3JlbGZpbGUvMjI5OTIvNzY0OTc4MC82MTExMDE2MjIyMTcxLmpwZw%3d%3d&n=NjExMTAxNjIyMjE3MS5qcGc%3d&icon=..jpg" TARGET="_blank" title="E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan - 2016-11">6111016222171.jpg</a></li></ul>]]></description><pubDate>Wed, 09 Nov 2016 16:00:00 GMT</pubDate></item><item><title><![CDATA[E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan - 2016-10]]></title><link>https://niti.taipei/https://www-ws.gov.taipei</link><description><![CDATA[<ul><li><a href="https://www-ws.gov.taipei/Download.ashx?u=LzAwMS9VcGxvYWQvNDgxL3JlbGZpbGUvMjI5OTIvNzY0OTc3OS82MTAxMDIxMTg0NDcxLmpwZw%3d%3d&n=NjEwMTAyMTE4NDQ3MS5qcGc%3d&icon=..jpg" TARGET="_blank" title="E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan - 2016-10">6101021184471.jpg</a></li></ul>]]></description><pubDate>Sun, 09 Oct 2016 16:00:00 GMT</pubDate></item><item><title><![CDATA[E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan - 2016-09 ]]></title><link>https://niti.taipei/https://www-ws.gov.taipei</link><description><![CDATA[<ul><li><a href="https://www-ws.gov.taipei/Download.ashx?u=LzAwMS9VcGxvYWQvNDgxL3JlbGZpbGUvMjI5OTIvNzY0OTc3OC82OTEyMTIyMTUxNzEuanBn&n=NjkxMjEyMjE1MTcxLmpwZw%3d%3d&icon=..jpg" TARGET="_blank" title="E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan - 2016-09 ">691212215171.jpg</a></li></ul>]]></description><pubDate>Fri, 09 Sep 2016 16:00:00 GMT</pubDate></item><item><title><![CDATA[E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan - 2016-08]]></title><link>https://niti.taipei/https://www-ws.gov.taipei</link><description><![CDATA[<ul><li><a href="https://www-ws.gov.taipei/Download.ashx?u=LzAwMS9VcGxvYWQvNDgxL3JlbGZpbGUvMjI5OTIvNzY0OTc3Ny82ODExMTUxMTE1NzEuanBn&n=NjgxMTE1MTExNTcxLmpwZw%3d%3d&icon=..jpg" TARGET="_blank" title="E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan - 2016-08">681115111571.jpg</a></li></ul>]]></description><pubDate>Tue, 09 Aug 2016 16:00:00 GMT</pubDate></item><item><title><![CDATA[E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan - 2016-07]]></title><link>https://niti.taipei/https://www-ws.gov.taipei</link><description><![CDATA[<ul><li><a href="https://www-ws.gov.taipei/Download.ashx?u=LzAwMS9VcGxvYWQvNDgxL3JlbGZpbGUvMjI5OTIvNzY0OTc3Ni82NzgxNDM3NTc3MS5qcGc%3d&n=Njc4MTQzNzU3NzEuanBn&icon=..jpg" TARGET="_blank" title="E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan - 2016-07">67814375771.jpg</a></li></ul>]]></description><pubDate>Thu, 07 Jul 2016 16:00:00 GMT</pubDate></item><item><title><![CDATA[E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan - 2016-06]]></title><link>https://niti.taipei/https://www-ws.gov.taipei</link><description><![CDATA[<ul><li><a href="https://www-ws.gov.taipei/Download.ashx?u=LzAwMS9VcGxvYWQvNDgxL3JlbGZpbGUvMjI5OTIvNzY0OTc3NS82NjgxNDE3Mzg3MS5qcGc%3d&n=NjY4MTQxNzM4NzEuanBn&icon=..jpg" TARGET="_blank" title="E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan - 2016-06">66814173871.jpg</a></li></ul>]]></description><pubDate>Tue, 07 Jun 2016 16:00:00 GMT</pubDate></item><item><title><![CDATA[E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan - 2016-05]]></title><link>https://niti.taipei/https://www-ws.gov.taipei</link><description><![CDATA[<ul><li><a href="https://www-ws.gov.taipei/Download.ashx?u=LzAwMS9VcGxvYWQvNDgxL3JlbGZpbGUvMjI5OTIvNzY0OTc3NC82NTEwMTYxMzY3MS5qcGc%3d&n=NjUxMDE2MTM2NzEuanBn&icon=..jpg" TARGET="_blank" title="E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan - 2016-05">65101613671.jpg</a></li></ul>]]></description><pubDate>Mon, 09 May 2016 16:00:00 GMT</pubDate></item><item><title><![CDATA[E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan - 2016-04]]></title><link>https://niti.taipei/https://www-ws.gov.taipei</link><description><![CDATA[<ul><li><a href="https://www-ws.gov.taipei/Download.ashx?u=LzAwMS9VcGxvYWQvNDgxL3JlbGZpbGUvMjI5OTIvNzY0OTc3My82NDEyMTA1NjI3NzEuanBn&n=NjQxMjEwNTYyNzcxLmpwZw%3d%3d&icon=..jpg" TARGET="_blank" title="E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan - 2016-04">641210562771.jpg</a></li></ul>]]></description><pubDate>Sun, 10 Apr 2016 16:00:00 GMT</pubDate></item><item><title><![CDATA[E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan - 2016-03]]></title><link>https://niti.taipei/https://www-ws.gov.taipei</link><description><![CDATA[<ul><li><a href="https://www-ws.gov.taipei/Download.ashx?u=LzAwMS9VcGxvYWQvNDgxL3JlbGZpbGUvMjI5OTIvNzY0OTc3Mi82MzExMTgyNDM3MS5wbmc%3d&n=NjMxMTE4MjQzNzEucG5n&icon=..png" TARGET="_blank" title="E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan - 2016-03">63111824371.png</a></li></ul>]]></description><pubDate>Thu, 10 Mar 2016 16:00:00 GMT</pubDate></item><item><title><![CDATA[E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan - 2016-02]]></title><link>https://niti.taipei/https://www-ws.gov.taipei</link><description><![CDATA[<ul><li><a href="https://www-ws.gov.taipei/Download.ashx?u=LzAwMS9VcGxvYWQvNDgxL3JlbGZpbGUvMjI5OTIvNzY0OTc3MS82MjE4MTMyNTk3MS5qcGc%3d&n=NjIxODEzMjU5NzEuanBn&icon=..jpg" TARGET="_blank" title="E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan - 2016-02">62181325971.jpg</a></li></ul>]]></description><pubDate>Sun, 14 Feb 2016 16:00:00 GMT</pubDate></item><item><title><![CDATA[E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan - 2016-01]]></title><link>https://niti.taipei/https://www-ws.gov.taipei</link><description><![CDATA[<ul><li><a href="https://www-ws.gov.taipei/Download.ashx?u=LzAwMS9VcGxvYWQvNDgxL3JlbGZpbGUvMjI5OTIvNzY0OTc3MC82MjE4MTMxMDQwNzEuanBn&n=NjIxODEzMTA0MDcxLmpwZw%3d%3d&icon=..jpg" TARGET="_blank" title="E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan - 2016-01">621813104071.jpg</a></li></ul>]]></description><pubDate>Sun, 10 Jan 2016 16:00:00 GMT</pubDate></item><item><title><![CDATA[ E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan - 2015-12]]></title><link>https://niti.taipei/https://www-ws.gov.taipei</link><description><![CDATA[<ul><li><a href="https://www-ws.gov.taipei/Download.ashx?u=LzAwMS9VcGxvYWQvNDgxL3JlbGZpbGUvMjI5OTIvNzY0OTc2OS81MTIxNTE2NDE0MDcxLmpwZw%3d%3d&n=NTEyMTUxNjQxNDA3MS5qcGc%3d&icon=..jpg" TARGET="_blank" title=" E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan - 2015-12">5121516414071.jpg</a></li></ul>]]></description><pubDate>Thu, 10 Dec 2015 16:00:00 GMT</pubDate></item><item><title><![CDATA[E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan - 2015-11]]></title><link>https://niti.taipei/https://www-ws.gov.taipei</link><description><![CDATA[<ul><li><a href="https://www-ws.gov.taipei/Download.ashx?u=LzAwMS9VcGxvYWQvNDgxL3JlbGZpbGUvMjI5OTIvNzY0OTc2OC81MTIxNTE1MjM1NzEuanBn&n=NTEyMTUxNTIzNTcxLmpwZw%3d%3d&icon=..jpg" TARGET="_blank" title="E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan - 2015-11">512151523571.jpg</a></li></ul>]]></description><pubDate>Mon, 09 Nov 2015 16:00:00 GMT</pubDate></item><item><title><![CDATA[E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan - 2015-10]]></title><link>https://niti.taipei/https://www-ws.gov.taipei</link><description><![CDATA[<ul><li><a href="https://www-ws.gov.taipei/Download.ashx?u=LzAwMS9VcGxvYWQvNDgxL3JlbGZpbGUvMjI5OTIvNzY0OTc2Ny81MTA4MTcyNDUyNzEuanBn&n=NTEwODE3MjQ1MjcxLmpwZw%3d%3d&icon=..jpg" TARGET="_blank" title="E-paper migran baru Kotamadya Taipei bulan - 2015-10">510817245271.jpg</a></li></ul>]]></description><pubDate>Fri, 09 Oct 2015 16:00:00 GMT</pubDate></item></channel></rss>
